IHSG Diramalkan Bakal Bergerak di Zona Hijau
digtara.com | JAKARTA – Sempat terjatuh ke titik terendah di level 6.207,539, IHSG mampu bangkit dan bergerak di zona hijau hingga akhir perdagangan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,34% ke level 6.305,910 pada perdagangan Senin (23/12).
Baca Juga:
Investor asing pun memborong saham-saham domestik dengan mencatatkan net buy asing sebesar Rp 420,83 miliar pada perdagangan kemarin.
Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memprediksi, pergerakan IHSG masih akan mengikuti aksi window dressing. Ia menilai, tidak banyak sentimen/katalis yang akan mempengaruhi pergerakan IHSG menjelang penutupan tahun.
“Tidak terlalu banyak sentimen-sentimen yang akan muncul pada akhir tahun ini, terlebih sisa masa perdagangan hanya tinggal beberapa hari,†ujar Herditya.
Senada, Analis Sucor Sekuritas Hendriko Gani juga sepakat pergerakan IHSG besok (26/12) masih akan dipengaruhi oleh aksi window dressing. Namun, ia menilai aksi window dressing akan menguat jelang akhir tahun.
“Semakin dekat dengan akhir tahun, biasanya window dressing akan semakin kuat,†ujar Hendriko
Sementara itu, Direktur Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya menilai, saat ini IHSG terlihat berada dalam rentang konsolidasi wajar sebelum dapat melanjutkan kenaikannya. Support level IHSG pun masih tampak cukup kuat dan tahan uji.
Untuk itu, William memprediksikan IHSG akan menguat di rentang 6.123 – 6.336 . Herditya memperkirakan IHSG akan menguat terbatas di kisaran 6.250 – 6.330.
Sementara, Hendriko memproyeksikan IHSG akan bergerak di zona hijau dengan rentang 6.274 – 6.350.
IHSG Ditutup Menguat ke 7.057 pada 5 Mei 2026, Saham TPIA, UNVR, dan BBRI Jadi Penggerak
IHSG Ditutup Menguat ke 6.971 pada 4 Mei 2026, Saham BBNI, BREN, dan TLKM Jadi Penopang
IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 7.101, Saham BREN dan AMMN Jadi Penopang Utama
IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini 29 April 2026, Uji Level 7.270, Simak Rekomendasi Saham Pilihan Analis
IHSG Hari Ini 28 April 2026 Berpotensi Lanjut Koreksi ke 7.022, Ini Rekomendasi Saham ARCI hingga TINS