Senin, 29 Juni 2026

Suku Bunga Dongkrak Rupiah Menguat

- Senin, 23 Desember 2019 00:04 WIB
Suku Bunga Dongkrak Rupiah Menguat

digtara.com | JAKARTA – Terkait Keputusan Bank Indonesia yang mempertahankan suku bunga acuan BI 7-Day Reserve Repo Rate (BI7DRRR) di level 5% membuat rupiah bergerak menguat.

Baca Juga:

Mengutip Bloomberg, di pasar spot, Jumat (20/12), rupiah menguat tipis 0,05% ke Rp 13.978 per dolar AS. Sementara, pada kurs tengah Bank Indonesia (BI), rupiah melemah 0,07% ke Rp 13.993 per dolar AS.

Analis PT Asia Trade Point Futures Deddy Yusuf Siregar mengatakan rupiah sedang mendapat momentum untuk menguat karena BI menahan suku bunga acuannya. Di sisi lain, Deddy melihat kini pelaku pasar mulai kembali menjadikan rupiah sebagai pilihan investasi di tengah isu pelemahan ekonomi global.

“Riset Goldman Sachs baru-baru ini menyampaikan negara investasi yang kini dituju pelaku pasar adalah Indonesia, hal ini berdampak positif ke nilai tukar rupiah,” kata Deddy.

Alhasil rupiah bergerak menguat, meski di AS santer terdengar kabar pemakzulan Presiden AS Donald Trump.

“Pelaku pasar tidak terlalu merespon berita pemakzulan Trump, Wall Street malah catat rekor, artinya pelaku pasar memang tertarik ke aset berisiko dan membuat mata uang emerging market, termasuk rupiah jadi diuntungkan,” kata Deddy.

Namun, untuk Senin (23/12), Deddy memproyeksikan pergerakan rupiah akan terbatas dan berpotensi melemah karena aksi ambil untung atau profit taking.

“Sebagian investor profit taking jelang libur Natal dan Tahun Baru,” kata Deddy.

Rupiah Deddy proyeksikan berada di rentang Rp 13.970 per dolar AS hingga Rp 14.000 per dolar AS.

Senada, Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan rupiah masih bertahan menguat di bawah Rp 14.000 per dolar AS karena terpengaruh BI yang mempertahankan suku bunga acuan.

Jumat (20/12) malam, AS merilis data pertumbuhan ekonomi di kuartal III stagnan di 2,1%.

Josua memproyeksikan data AS yang dirilis baik bisa menahan laju penguatan rupiah saat ini. Rupiah pada Senin (23/12), Josua proyeksikan bergerak di rentang Rp 13.950 per dolar AS hingga Rp 14.010 per dolar AS.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Rupiah Diproyeksi Menguat Hari Ini, Bergerak di Kisaran Rp17.940–Rp17.990 per Dolar AS

Rupiah Diproyeksi Menguat Hari Ini, Bergerak di Kisaran Rp17.940–Rp17.990 per Dolar AS

Rupiah Masih Tertekan, Analis Prediksi BI Kembali Naikkan Suku Bunga

Rupiah Masih Tertekan, Analis Prediksi BI Kembali Naikkan Suku Bunga

Rupiah Diproyeksi Melemah ke Rp17.890 per Dolar AS, Dipengaruhi Sentimen Global dan Domestik

Rupiah Diproyeksi Melemah ke Rp17.890 per Dolar AS, Dipengaruhi Sentimen Global dan Domestik

Rupiah Masih Tertekan Meski BI Kembali Naikkan Suku Bunga, Bergerak di Kisaran Rp17.790–Rp17.840 per Dolar AS

Rupiah Masih Tertekan Meski BI Kembali Naikkan Suku Bunga, Bergerak di Kisaran Rp17.790–Rp17.840 per Dolar AS

Rupiah Diproyeksi Melemah, Pasar Menanti Hasil RDG BI dan Arah Kebijakan The Fed

Rupiah Diproyeksi Melemah, Pasar Menanti Hasil RDG BI dan Arah Kebijakan The Fed

Rupiah Berpotensi Menguat pada Perdagangan 17 Juni 2026, Sentimen Perdamaian AS-Iran Jadi Pendorong

Rupiah Berpotensi Menguat pada Perdagangan 17 Juni 2026, Sentimen Perdamaian AS-Iran Jadi Pendorong

Komentar
Berita Terbaru