Bursa Asia Bergerak Mixed
digtara.com | JAKARTA – Bursa Asia bergerak mixed dikarenakan sentimen positif kesepakatan dagang mulai pudar dengan kecenderung turun pada pagi ini. Kamis (19/12) pukul 8.24 WIB, indeks Nikkei 225 turun 0,14% ke 23.900. Hang Seng pun melemah tipis 0,04% ke 27.870.
Baca Juga:
Indeks Taiex melemah 0,21% ke 12.097. Indeks Straits Times tergerus 0,16% ke 3.205. Sedangkan FTSE Malaysia turun 0,57% ke 1.590. Hanya indeks Kospi yang menguat 0,20% ke 2.199.
“Investor memperkirakan pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat pada tahun depan. Tapi sebagian besar sudah tercermin di pasar saham,” kata Shane Oliver, head of investment strategy and chief economist AMP Capital Investors kepada Reuters.
Bursa saham global hari ini akan mencermati proses pemakzulan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump oleh DPR. Tapi, reaksi pasar diramal terbatas dengan alasan bahwa Senat yang dikuasai oleh Partai Republik tidak akan melengserkan Trump dari kursi presiden.
IHSG Ditutup Menguat ke 7.057 pada 5 Mei 2026, Saham TPIA, UNVR, dan BBRI Jadi Penggerak
IHSG Ditutup Menguat ke 6.971 pada 4 Mei 2026, Saham BBNI, BREN, dan TLKM Jadi Penopang
IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 7.101, Saham BREN dan AMMN Jadi Penopang Utama
IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini 29 April 2026, Uji Level 7.270, Simak Rekomendasi Saham Pilihan Analis
IHSG Hari Ini 28 April 2026 Berpotensi Lanjut Koreksi ke 7.022, Ini Rekomendasi Saham ARCI hingga TINS