Selama 3 Hari, IHSG Parkir di Zona Hijau
digtara.com | JAKARTA – Pada perdagangan Selasa (17/12/2019) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat. Ini adalah penguatan IHSG di hari ketiga berturut-turut.
Baca Juga:
Pada pukul 9.11 WIB, IHSG naik 17 poin atau 0,27% ke 6.227. Delapan sektor menguat dengan kenaikan terbesar pada sektor perkebunan. Sektor ini naik 0,55%. Sektor industri dasar menanjak 0,41%. Sektor keuangan menguat 0,39%. Sedangkan sektor infrastruktur menguat 0,29%.
Pagi ini hanya dua sektor yang melemah. Sektor aneka industri terkoreksi 0,47%. Sedangkan sektor tambang melemah 0,03%.
Top gainers LQ45 pagi ini adalah:
PT Indika Energy Tbk (INDY) 2,41%
PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) 2,11%
PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) 1,88%
Top losers LQ45 terdiri dari:
PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) -1,39%
PT Adaro Energy Tbk (ADRO) -1,22%
PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) -1,16%
Investor asing mencatat pembelian bersih Rp 1,46 miliar di pasar reguler. Tapi di seluruh pasar investor mencetak penjualan bersih Rp 2,87 miliar.
Saham-saham dengan penjualan bersih terbesar asing adalah PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) 5,9 miliar, PT Waskita Karya Tbk (WSKT) Rp 4,7 miliar, dan PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) Rp 4,7 miliar.
Saham-saham dengan pembelian bersih terbesar asing adalah PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 12,9 miliar, PT Bank Permata Tbk (BNLI) Rp 9,2 miliar, dan PT XL Axiata Tbk (EXCL) Rp 4,8 miliar.
IHSG Ditutup Menguat 1,96 Persen, Harga Minyak Turun Jadi Sentimen Positif Pasar
IHSG Ditutup Melemah ke 6.101, Saham Komoditas Jadi Penekan Utama
IHSG Ditutup Melemah 0,98 Persen, MNC Sekuritas Rekomendasikan Empat Saham untuk Dicermati
IHSG Diproyeksi Menguat pada Perdagangan Senin, Analis Rekomendasikan Sejumlah Saham
IHSG Diproyeksi Bergerak di Kisaran 6.100–6.250, MSCI Pertahankan Status Emerging Market Indonesia