Sabtu, 09 Mei 2026

Perang Dagang Terus Tekan Kurs Rupiah

- Kamis, 21 November 2019 00:39 WIB
Perang Dagang Terus Tekan Kurs Rupiah

digtara.com | JAKARTA – Perdagangan Rabu (20/11/2019) kemarin walau bergerak terbatas, hari ini rupiah kembali melemah. Kurs  rupiah turun tipis 0,03% menjadi Rp 14.095 per dolar Amerika Serikat (AS). Serupa, rupiah pada kurs tengah Bank Indonesia juga terdepresiasi 0,04% ke Rp 14.097 per dolar AS.

Baca Juga:

Menurut Direktur Garuda Berjangka Ibrahim mengatakan, posisi rupiah terhimpit karena negosiasi dagang antara AS dan China kembali stagnan. Belum adanya kejelasan negosiasi dagang berakhir membuat pasar cenderung berhati-hati.

Bahkan perang dagang berpotensi kembali panas lantaran Senat AS menyetujui rancangan undang-undang (RUU) mendukung hak asasi di Hong Kong. Hal ini memicu kemarahan China. “Karena itu rupiah belum mampu berbalik arah di pekan ini,’ kata dia.

Ekonom Bank Permata Josua Pardede menambahkan, hari ini rupiah juga bakal menanti hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) dan notulensi FOMC Meeting yang berlangsung 30-31 Oktober lalu.

Ekspektasi pasar, BI masih mempertahankan suku bunga acuan. Dan dari pidato Gubernur Federal Reserve Jerome Powell sebelumnya pun ada peluang suku bunga acuan AS tidak akan berubah hingga akhir tahun ini.

“Tetapi jika notulensi FOMC lebih dovish, ada peluang rupiah rebound,” jelas Josua.

Dia pun menebak, hari ini rupiah berada dalam rentang Rp 14.050-Rp 14.125 per dolar AS. Sedangkan Ibrahim memprediksi, mata uang Garuda ada di kisaran Rp 14.075-Rp 14.130 per dolar AS.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Predisksi Pergerakan IHSG dan Rekomendasi Saham Hari Ini, Jumat 8 Mei 2026

Predisksi Pergerakan IHSG dan Rekomendasi Saham Hari Ini, Jumat 8 Mei 2026

IHSG Ditutup Menguat ke 7.057 pada 5 Mei 2026, Saham TPIA, UNVR, dan BBRI Jadi Penggerak

IHSG Ditutup Menguat ke 7.057 pada 5 Mei 2026, Saham TPIA, UNVR, dan BBRI Jadi Penggerak

IHSG Ditutup Menguat ke 6.971 pada 4 Mei 2026, Saham BBNI, BREN, dan TLKM Jadi Penopang

IHSG Ditutup Menguat ke 6.971 pada 4 Mei 2026, Saham BBNI, BREN, dan TLKM Jadi Penopang

IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 7.101, Saham BREN dan AMMN Jadi Penopang Utama

IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 7.101, Saham BREN dan AMMN Jadi Penopang Utama

IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini 29 April 2026, Uji Level 7.270, Simak Rekomendasi Saham Pilihan Analis

IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini 29 April 2026, Uji Level 7.270, Simak Rekomendasi Saham Pilihan Analis

IHSG Hari Ini 28 April 2026 Berpotensi Lanjut Koreksi ke 7.022, Ini Rekomendasi Saham ARCI hingga TINS

IHSG Hari Ini 28 April 2026 Berpotensi Lanjut Koreksi ke 7.022, Ini Rekomendasi Saham ARCI hingga TINS

Komentar
Berita Terbaru