Selasa, 30 Juni 2026

Perundingan AS-China Bakal Tekan Rupiah

- Rabu, 20 November 2019 01:10 WIB
Perundingan AS-China Bakal Tekan Rupiah

digtara.com | JAKARTA – Terkait Tarik ulur perundingan dagang Amerika Serikat (AS) dan China kembali menekan pergerakan nilai tukar rupiah.

Baca Juga:

Melansir Bloomberg di pasar spot, rupiah melemah 0,09% ke Rp 14.091 per dollar AS. Kompak, pada kurs tengah Bank Indonesia, rupiah juga melemah 0,11% ke Rp 14.091 per dollar AS.

Menurut Analis Monex Investindo Faisyal mengatakan rupiah melemah karena dominasi pengaruh faktor eksternal. Kabar terbaru berhembus, China pesimistis terkait kesepakatan untuk mengakhiri perang dagang dengan AS.

Presiden AS Donald Trump pun masih enggan untuk menghapus tarif impor. Padahal sebelumnya, AS sudah menyetujui penghapusan bea masuk untuk produk China.

“Persoalan Brexit yang belum usai juga berpotensi menekan pergerakan rupiah,” kata Faisyal, Selasa (19/11).

Sementara, dari dalam negeri belum ada data maupun sentimen yang menggerakkan rupiah.

Faisyal memproyeksikan, kalau hingga hari ini, sentimen geopolitik belum mereda maka rupiah berpotensi kembali melemah.

“Perang dagang AS dan China yang masih berlanjut membuat pasar menjauhi aset berisiko, termasuk rupiah,” kata Faisyal.

Rentang rupiah hari ini, Faisyal memproyeksikan di level Rp 14.020 per dollar AS hingga Rp 14.135 per dollar AS.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Rupiah Diproyeksi Bergerak Fluktuatif pada Awal Pekan, Sentimen Global dan Data Ekonomi Jadi Penentu

Rupiah Diproyeksi Bergerak Fluktuatif pada Awal Pekan, Sentimen Global dan Data Ekonomi Jadi Penentu

Rupiah Diproyeksi Menguat Hari Ini, Bergerak di Kisaran Rp17.940–Rp17.990 per Dolar AS

Rupiah Diproyeksi Menguat Hari Ini, Bergerak di Kisaran Rp17.940–Rp17.990 per Dolar AS

Rupiah Masih Tertekan, Analis Prediksi BI Kembali Naikkan Suku Bunga

Rupiah Masih Tertekan, Analis Prediksi BI Kembali Naikkan Suku Bunga

Rupiah Diproyeksi Melemah ke Rp17.890 per Dolar AS, Dipengaruhi Sentimen Global dan Domestik

Rupiah Diproyeksi Melemah ke Rp17.890 per Dolar AS, Dipengaruhi Sentimen Global dan Domestik

Rupiah Masih Tertekan Meski BI Kembali Naikkan Suku Bunga, Bergerak di Kisaran Rp17.790–Rp17.840 per Dolar AS

Rupiah Masih Tertekan Meski BI Kembali Naikkan Suku Bunga, Bergerak di Kisaran Rp17.790–Rp17.840 per Dolar AS

Rupiah Diproyeksi Melemah, Pasar Menanti Hasil RDG BI dan Arah Kebijakan The Fed

Rupiah Diproyeksi Melemah, Pasar Menanti Hasil RDG BI dan Arah Kebijakan The Fed

Komentar
Berita Terbaru