Bursa Asia Kompak Menguat
digtara.com | JAKARTA – Perdagangan terakhir pekan ini. Jumat (15/11/2019) pukul 8.39 WIB Bursa Asia kompak menguat. Di mana indeks Nikkei 225 naik 0,78% ke 23.320.
Baca Juga:
Indeks Hang Seng menguat 0,80% le 26.533. Taiex naik 0,67% ke 11.526. Kospi menanjak 0,86% ke 2.157. Sedangkan Straits Times menguat 0,26% ke 3.240 dan FTSE Malaysia naik 0,11%.
Kekhawatiran pasar tampaknya mulai mereda seiring dengan masuknya investor ke pasar saham. Harga emas dan yen melemah yang menandakan bahwa investor mengendurkan posisi pada safe haven.
Di tengah spekulasi bahwa negosiasi Amerika Serikat (AS) dan China buntuk, penasihat ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow mengatakan bahwa AS makin mendekati kesepakatan dagang dengan China.
Kemarin, kementerian perdagangan China mengatakan bahwa kedua negara tengah dalam diskusi mendalam tentang kesepakatan dagang dan bahwa pembatalan tarif merupakan syarat penting untuk mencapai kesepakatan.
China juga mengakhiri larangan impor ternak dari AS. Kantor perwakilan perdagangan AS mengatakan bahwa pembukaan larangan ini akan mencapai nilai US$ 1 miliar pengiriman ke China.
IHSG Ditutup Menguat ke 7.057 pada 5 Mei 2026, Saham TPIA, UNVR, dan BBRI Jadi Penggerak
IHSG Ditutup Menguat ke 6.971 pada 4 Mei 2026, Saham BBNI, BREN, dan TLKM Jadi Penopang
IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 7.101, Saham BREN dan AMMN Jadi Penopang Utama
IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini 29 April 2026, Uji Level 7.270, Simak Rekomendasi Saham Pilihan Analis
IHSG Hari Ini 28 April 2026 Berpotensi Lanjut Koreksi ke 7.022, Ini Rekomendasi Saham ARCI hingga TINS