Neraca Perdagangan Pengaruhi IHSG
digtara.com | JAKARTA – Pada penutupan perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,71% ke level 6.098 pada Kamis (14/11) kemarin.
Baca Juga:
Menanggapi hal tersebut,Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana mengatakan, pelemahan IHSG hari ini tidak lepas dari gejolak demonstrasi di Hong Kong serta melambatnya perekonomian Jepang dan China.
Untuk hari ini, pergerakan IHSG akan dipengaruhi oleh sentimen jelang pengumuman neraca perdagangan.
“Tinggal dilihat saja, apakah (defisit) neraca perdagangan ini akan melebar atau tidak, jika melebar pasti berdampak negatif,†ujar Herditya.
Selain itu, pergerakan IHSG hari ini juga masih terimbas oleh pergerakan bursa regional Asia. Pada perdagangan hari ini beberapa indeks regional Asia mengalami koreksi.
Meski demikian, Direktur Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya memprediksi data neraca perdagangan justru akan menguatkan IHSG pada perdagangan besok.
Selain itu, secara teknikal, pergerakan IHSG terlihat sedang menguji support level. Akan tetapi, peluang IHSG untuk menguat masih cukup besar.
Oleh karena itu, William memprediksikan IHSG berpotensi menguat dengan kisaran 6.024 – 6.202. Sementara Herditya memperkirakan IHSG akan lanjut melemah di kisaran 6.050 – 6.150.
IHSG Ditutup Menguat 1,96 Persen, Harga Minyak Turun Jadi Sentimen Positif Pasar
IHSG Ditutup Melemah ke 6.101, Saham Komoditas Jadi Penekan Utama
IHSG Ditutup Melemah 0,98 Persen, MNC Sekuritas Rekomendasikan Empat Saham untuk Dicermati
IHSG Diproyeksi Menguat pada Perdagangan Senin, Analis Rekomendasikan Sejumlah Saham
IHSG Diproyeksi Bergerak di Kisaran 6.100–6.250, MSCI Pertahankan Status Emerging Market Indonesia