IHSG Cenderung Melemah Pag Ini
digtara.com | JAKARTA – Perdagangan Rabu (13/11) kemarin Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 0,62% ke level 6.142,50. Namun, terjadi transaksi sebanyak 501.818 kali yang melibatkan 9,56 miliar saham senilai Rp 7,13 triliun.
Baca Juga:
Menanggapi hal tersebut, Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana berpendapat, penurunan IHSG hari ini terseret oleh pergerakan indeks regional yang juga cenderung melemah.
“Terlebih HSI yang melemah sejak beberapa hari yang lalu karena adanya kerusuhan akibat ketidakstabilan politik di Hong Kong,” kata Herditya.
Di samping itu, pelemahan IHSG juga dipengaruhi sentimen global, yakni pidato Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang kembali memanaskan hubungan dagang AS-China.
Presiden Trump menyatakan bahwa apabila AS-China tidak mencapai kesepakatan dagang pada Desember mendatang, maka Amerika Serikat (AS) akan menaikkan kembali bea masuk bagi produk-produk impor China.
Sementara itu, Analis Sucor Sekuritas Hendriko Gani menyampaikan, saat ini IHSG tengah kekurangan sentimen untuk naik. Hal ini terlihat dari penurunan volume perdagangan sebagai cerminan sikap investor yang masih cenderung wait and see.
“Perundingan dagang AS-China masih menunggu keputusan, sedangkan sentimen lokal, yakni laporan neraca perdagangan bulan Oktober 2019 yang akan dirilis Jumat ini juga membuat investor cenderung wait and see,” ucap dia.
Oleh karena itu, Hendriko memprediksi IHSG pada perdagangan Kamis (14/11) cenderung bergerak melemah dengan support di level 6.120 dan resistance di 6.200. Sama seperti Hendriko, Herditya juga memprediksi IHSG akan melemah dengan kisaran 6.120-6.200.
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Jumat 14 Agustus 2026
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini 13 Agustus 2026
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini 12 Agustus 2026, Simak Saham Pilihan Analis
Rekomendasi Saham dan Prediksi IHSG Hari Ini 11 Agustus 2026
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini 10 Agustus 2026