Siang Ini, IHSG Turun 20,45 Poin
digtara.com | JAKARTA – Akhir perdagangan sesi I hari ini. Rabu (13/11) pukul 12.00 WIB Indeks Harga Saham Gabungan turun makin dalam. IHSG tercatat turun 20,45 poin atau 0,33% ke 6.160,54.
Baca Juga:
Sembilan sektor turun. Sektor infrastruktur mencatat penurunan paling besar, yakni 0,97%. Sektor aneka industri turun 0,84%. Sektor perkebunan melemah 0,42%. Sektor keuangan tergerus 0,34%. Sedankgna sektor perdagangan dan jasa melemah 0,29%.
Total volume transaksi bursa hanya mencapai 3,67 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 2,74 triliun. Sebanyak 201 saham turun harga hingga siang ini. Ada 150 saham yang menguat dan 150 saham flat.
Top losers LQ45 siang ini adalah:
PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) -3,13%
PT Ciputra Development Tbk (CTRA) -2,34%
PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) -1,75%
Top gainers LQ45 terdiri dari:
PT Barito Pacific Tbk (BRPT) 3,03%
PT Vale Indonesia Tbk (INCO) 2,35%
PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) 2,11%
Investor asing mencatat penjualan bersih Rp 187,06 miliar di seluruh pasar. Saham-saham dengan penjualan bersih terbesar asing adalah PT XL Axiata Tbk (EXCL) 105,7 miliar, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) Rp 68,7 miliar, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 22,9 miliar.
Saham-saham dengan pembelian bersih terbesar asing adalah PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 20 miliar, PT BPD Jawa Timur Tbk (BJTM) Rp 4 miliar, dan PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) Rp 2,7 miliar.
IHSG Ditutup Menguat 1,96 Persen, Harga Minyak Turun Jadi Sentimen Positif Pasar
IHSG Ditutup Melemah ke 6.101, Saham Komoditas Jadi Penekan Utama
IHSG Ditutup Melemah 0,98 Persen, MNC Sekuritas Rekomendasikan Empat Saham untuk Dicermati
IHSG Diproyeksi Menguat pada Perdagangan Senin, Analis Rekomendasikan Sejumlah Saham
IHSG Diproyeksi Bergerak di Kisaran 6.100–6.250, MSCI Pertahankan Status Emerging Market Indonesia