Kurs Rupiah Spot Menguat 0,08%
digtara.com | JAKARTA – Awal perdagangan Selasa (12/11/2019) sekira pukul 8.12 WIB nilai tukar rupiah menguat tipis pagi ini, kurs rupiah spot menguat 0,08% ke Rp 14.056 per dolar Amerika Serikat (AS) dari penutupan perdagangan kemarin pada Rp 14.067 per dolar AS.
Baca Juga:
Penguatan rupiah beriringan dengan penguatan mayoritas mata uang kawasan Asia. Berdasarkan data Bloomberg, hanya mata uang yen dan dolar Hong Kong yang pagi ini melemah terhadap the greenback.
Sementara indeks dolar justru menguat lagi setelah turun pada penutupan perdagangan kemarin. Pagi ini, indeks dolar berada di 98,21. Indeks yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia ini bertahan di atas 98 sejak Kamis pekan lalu.
Chang Wei Liang, macro strategist DBS Bank Singapore mengatakan, pasangan mata uang USD/IDR akan stabil dalam jangka pendek. Dia memperkirakan, rupiah akan terkonsolidasi pada kisaran Rp 14.000-Rp 14.150 per dolar AS.
IHSG Ditutup Menguat ke 7.057 pada 5 Mei 2026, Saham TPIA, UNVR, dan BBRI Jadi Penggerak
IHSG Ditutup Menguat ke 6.971 pada 4 Mei 2026, Saham BBNI, BREN, dan TLKM Jadi Penopang
IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 7.101, Saham BREN dan AMMN Jadi Penopang Utama
IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini 29 April 2026, Uji Level 7.270, Simak Rekomendasi Saham Pilihan Analis
IHSG Hari Ini 28 April 2026 Berpotensi Lanjut Koreksi ke 7.022, Ini Rekomendasi Saham ARCI hingga TINS