Rupiah Masih Cenderung Melemah
digtara.com | JAKARTA – Hari ini, pasangan kurs USD/IDR diperkirakan masih akan melanjutkan pelemahan lantaran belum ada sentimen kuat dari domestik, sehingga harga cenderung digerakkan teknikal.
Baca Juga:
Berdasarkan catatan Bloomberg pada perdagangan Senin (11/11/2019) awal pekan, pergerakan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) tercatat lesu, kurs rupiah melemah 0,38% ke level Rp 14.067 per dolar AS dari penutupan perdagangan sebelumnya. Kurs tengah Bank Indonesia (BI) atau JISDOR terkoreksi 0,14% menjadi Rp 14.040 per dolar AS.
Ekonom Samuel Asset Management Lana Soelistianingsih mengatakan, koreksi yang terjadi pada perdagangan hari ini masih dalam area wajar. Kurs cenderung masih bergerak konsolidasi.
“Hari ini kemungkinan harga masih cenderung akan melemah. Sebenarnya enggak ada isu kuat yang menjadi penggerak saat ini, mungkin hanya teknikal,” ungkap Lana
Dengan kecenderungan yang terjadi di awal pekan, Lana memperkirakan pasangan kurs dolar AS masih akan melanjutkan pelemahan hari ini. Adapun kisaran pergerakan rupiah hari ini diprediksi berada pada rentang Rp 14.070 per dolar AS hingga Rp 14.090 per dolar AS.
IHSG Ditutup Menguat 1,96 Persen, Harga Minyak Turun Jadi Sentimen Positif Pasar
IHSG Ditutup Melemah ke 6.101, Saham Komoditas Jadi Penekan Utama
IHSG Ditutup Melemah 0,98 Persen, MNC Sekuritas Rekomendasikan Empat Saham untuk Dicermati
IHSG Diproyeksi Menguat pada Perdagangan Senin, Analis Rekomendasikan Sejumlah Saham
IHSG Diproyeksi Bergerak di Kisaran 6.100–6.250, MSCI Pertahankan Status Emerging Market Indonesia