Senin, 04 Mei 2026

IHSG Bergerak Liar Pagi Ini

- Kamis, 07 November 2019 03:30 WIB
IHSG Bergerak Liar Pagi Ini

digtara.com | JAKARTA – Mengawali perdagangan Kamis (7/11/2019) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak liar di pasar spot. Mengutip RTI pukul 09.12 WIB, indeks terkoreksi tipis 0,09% ke level 6.211,09.

Baca Juga:

Tercatat 108 saham turun, 130 saham naik, dan 141 saham stagnan. Total volume perdagangan capai 546 juta saham dengan nilai transaksi Rp 534 miliar.

Enam dari 10 indeks sektoral membebani arah IHSG. Sektor barang konsumsi paling dalam penurunannya 0,43%. Sedangkan, sektor konstruksi memimpin penguatan 0,77%.

Pagi ini, net sell asing di pasar reguler Rp 75,256 miliar dan keseluruhan market net sell tercatat Rp 75,134 miliar.

“Kami memproyeksikan IHSG akan cenderung terkoreksi pada perdagangan hari ini. Investor akan lebih risk-averse terhadap proyeksi perlambatan yang tidak lagi sekadar prediksi,” tulis analis Valbury Sekuritas Indonesia Suryo N.

Ada pun sentimen pasar dari dalam negeri, yakni pemerintah kembali merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada FY2019 yakni hanya 5,05-5,06% YoY, menyusul rilis data pertumbuhan PDB pada 3Q19 yang lebih kecil dari proyeksi yakni meningkat hanya 5,02% YoY, atau lebih lamban dibandingkan tahun lalu yakni 5,17% pada 3Q18.

Selanjutnya, tingkat optimisme pengusaha menurun pada 3Q19, yang terlihat dari Indeks Tendensi Bisnis (ITB) yang turun QoQ menjadi 105,33 dibandingkan 2Q19 108,81.

BPS memproyeksikan tren pesimisme tersebut akan terus menerus berlanajut hingga akhir tahun yang diperkirakan berada di kisaran 104. Kendati terus menurun, poin diatas 100 masih menyiaratkan optimisme.

Sedangkan, sentimen pasar dari luar negeri, yakni kendati tengah bernegosiasi dengan China, AS tampaknya tidak akan mengendurkan tekanan terhadap perusahaan teknologi China.

Selain Huawei dan Hikvision, AS tengah membidik startup China, TikTok yang dituduhkan membahayakan kepentingan nasional dengan akuisisi terhadap startup AS, Musical.ly.

“Yang jelas, hal ini menunjukkan bahwa negosiasi dagang AS-China tidak akan mudah kendati baru fase pertama,” ujarnya.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 7.101, Saham BREN dan AMMN Jadi Penopang Utama

IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 7.101, Saham BREN dan AMMN Jadi Penopang Utama

IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini 29 April 2026, Uji Level 7.270, Simak Rekomendasi Saham Pilihan Analis

IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini 29 April 2026, Uji Level 7.270, Simak Rekomendasi Saham Pilihan Analis

IHSG Hari Ini 28 April 2026 Berpotensi Lanjut Koreksi ke 7.022, Ini Rekomendasi Saham ARCI hingga TINS

IHSG Hari Ini 28 April 2026 Berpotensi Lanjut Koreksi ke 7.022, Ini Rekomendasi Saham ARCI hingga TINS

IHSG Hari Ini 27 April 2026 Diprediksi Uji Level 7.000, Tertekan Sentimen Global dan Harga Energi

IHSG Hari Ini 27 April 2026 Diprediksi Uji Level 7.000, Tertekan Sentimen Global dan Harga Energi

IHSG Hari Ini 24 April 2026 Berpotensi Menguat, Simak Rekomendasi Saham Unggulan dari Analis

IHSG Hari Ini 24 April 2026 Berpotensi Menguat, Simak Rekomendasi Saham Unggulan dari Analis

IHSG Hari Ini 23 April 2026 Berpotensi Menguat, Ini Rekomendasi Saham ACES, BMRI hingga GOTO

IHSG Hari Ini 23 April 2026 Berpotensi Menguat, Ini Rekomendasi Saham ACES, BMRI hingga GOTO

Komentar
Berita Terbaru