Senin, 17 Agustus 2026

Pagi Ini, Rupiah Terkapar di Level Rp14.038/U$D

- Kamis, 07 November 2019 02:11 WIB
Pagi Ini, Rupiah Terkapar di Level Rp14.038/U$D

digtara.com | JAKARTA – Perdagangan Kamis (7/11/2019) nilai tukar rupiah kembali melemah di hadapan dolar Amerika Serikat (AS). Mengutip RTI, pukul 8.28 WIB, rupiah ke Rp 14.038 per dolar AS atau melemah 0,11%.

Baca Juga:

Dolar AS terbelenggu sentimen kesepakatan perdagangan AS dan China yang mungkin akan mundur pada akhir tahun ini. Mengecilkan optimisme pasar.

Reuters melaporkan pada hari Rabu (6/11) pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping untuk menandatangani kesepakatan perdagangan sementara dapat ditunda hingga Desember karena diskusi terus berlanjut mengenai persyaratan dan tempat.

Sebelumnya, ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan, the greenback terangkat setelah meredanya tensi perang dagang antara AS dan China.

Optimisme pasar kembali muncul setelah Presiden China Xi Jinping menyatakan, kedua negara adikuasa tersebut siap memberikan solusi lebih jelas untuk mengakhiri perang dagang yang sudah berjalan lebih dari satu tahun.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Jumat 14 Agustus 2026

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Jumat 14 Agustus 2026

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini 13 Agustus 2026

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini 13 Agustus 2026

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini 12 Agustus 2026, Simak Saham Pilihan Analis

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini 12 Agustus 2026, Simak Saham Pilihan Analis

Rekomendasi Saham dan Prediksi IHSG Hari Ini 11 Agustus 2026

Rekomendasi Saham dan Prediksi IHSG Hari Ini 11 Agustus 2026

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini 10 Agustus 2026

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini 10 Agustus 2026

IHSG Sepekan Naik 2,78%, Investor Asing Borong Saham Rp1,24 Triliun

IHSG Sepekan Naik 2,78%, Investor Asing Borong Saham Rp1,24 Triliun

Komentar
Berita Terbaru