IHSG Bakal Melemah Lagi Dipicu Berbagai Sentimen
digtara.com | JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpaksa ditutup di zona merah pada perdagangan sebelumnya. Diyakini masih akan melanjutkan pelemahan pada perdagangan Kamis (7/11/2019). Hal ini dipicu oleh berbagai sentimen, dengan dominasi dari internal.
Baca Juga:
Berdasarkan data RTI, indeks ditutup koreksi ke level 6.217,54 atau turun sebanyak 0,74%. Tekanan IHSG tersebut juga diikuti aksi net sell dari investor asing sebanyak Rp 401,78 miliar di seluruh market.
Menurut Analis Phintraco Sekuritas Valdy Kurniawan menjelaskan, pergerakan indeks pada perdagangan hari ini masih berpotensi koreksi, meskipun relatif terbatas.
“Itu karena, investor asing kembali mencatatkan net sell dan nilainya cukup signifikan. Selain itu, aksi jual di saham bank juga masih bisa terjadi,” ungkap Valdy.
Dia memprediksi IHSG akan bergerak pada rentang support 6.180 dan level resistance 6.300. Investor disarankan untuk fokus pada saham-saham defensif seperti ICBP, HMSP, TLKM, JSMR.
“Bisa juga cermati saham bank, kalau turun lagi maka bisa buy on support dan mulai lakukan bargain hunting,” tandasnya.
IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 7.101, Saham BREN dan AMMN Jadi Penopang Utama
IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini 29 April 2026, Uji Level 7.270, Simak Rekomendasi Saham Pilihan Analis
IHSG Hari Ini 28 April 2026 Berpotensi Lanjut Koreksi ke 7.022, Ini Rekomendasi Saham ARCI hingga TINS
IHSG Hari Ini 27 April 2026 Diprediksi Uji Level 7.000, Tertekan Sentimen Global dan Harga Energi
IHSG Hari Ini 24 April 2026 Berpotensi Menguat, Simak Rekomendasi Saham Unggulan dari Analis