Senin, 29 Juni 2026

Ada Sentimen yang Bakal Jadi Penggerak Rupiah

- Kamis, 31 Oktober 2019 00:40 WIB
Ada Sentimen yang Bakal Jadi Penggerak Rupiah

digtara.com | JAKARTA – Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS cenderung bergerak tipis menanti arah keputusan Bank Sentral Amerika Serikat (AS) atau The Federal Reserve (The Fed).

Baca Juga:

Tapi, besarnya kemungkinan bahwa The Fed bakal memangkas suku bunga acuannya bulan ini, rupiah berpotensi besar untuk menguat.

Berdasarkan data Bloomberg, pada perdagangan Rabu 30 Oktober 2019 rupiah tercatat menguat tipis 0,03% ke level Rp 14.030 per dolar AS. Sementara pada kurs tengah Bank Indonesia (JISDOR) rupiah tercatat melemah ke level Rp 14.040 per dolar AS atau sekitar 0,08%.

Menanggapi hal tersebut, Ekonom Samuel Aset Management, Lana Soelistianingsih mengatakan, belum ada data yang cukup kuat untuk menggerakkan rupiah hari ini. Begitu juga dengan sentimen baik di domestik maupun global.

Alhasil, Lana mengungkapkan pasar saat ini cenderung menunggu hasil keputusan pertemuan The Fed yang bakal selesai Kamis (31/10) nanti. “Dengan proyeksi suku bunga The Fed akan diturunkan lagi, maka dollar AS akan melemah dan membuat rupiah dalam tren penguatan,” ungkap Lana kepada Kontan, Rabu (30/10).

Meskipun begitu, penguatan rupiah semata-mata hanya ditopang kondisi dolar AS yang melemah. Kalaupun ada sentimen yang bakal jadi penggerak rupiah, yakni data neraca perdagangan yang baru akan dirilis pertengahan November mendatang.

Untuk itu, pada perdagangan Kamis (31/10) Lana memperkirakan rupiah berada dalam kecenderungan menguat. Hanya saja, pergerakan rupiah masih cenderung tipis, yakni di kisaran Rp14.000 per dollar AS, hingga Rp 14.030 per dolar AS.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
IHSG Ditutup Menguat 1,96 Persen, Harga Minyak Turun Jadi Sentimen Positif Pasar

IHSG Ditutup Menguat 1,96 Persen, Harga Minyak Turun Jadi Sentimen Positif Pasar

IHSG Ditutup Melemah ke 6.101, Saham Komoditas Jadi Penekan Utama

IHSG Ditutup Melemah ke 6.101, Saham Komoditas Jadi Penekan Utama

IHSG Ditutup Melemah 0,98 Persen, MNC Sekuritas Rekomendasikan Empat Saham untuk Dicermati

IHSG Ditutup Melemah 0,98 Persen, MNC Sekuritas Rekomendasikan Empat Saham untuk Dicermati

IHSG Diproyeksi Menguat pada Perdagangan Senin, Analis Rekomendasikan Sejumlah Saham

IHSG Diproyeksi Menguat pada Perdagangan Senin, Analis Rekomendasikan Sejumlah Saham

IHSG Diproyeksi Bergerak di Kisaran 6.100–6.250, MSCI Pertahankan Status Emerging Market Indonesia

IHSG Diproyeksi Bergerak di Kisaran 6.100–6.250, MSCI Pertahankan Status Emerging Market Indonesia

IHSG Berpotensi Volatil, Pasar Menanti Hasil Review MSCI

IHSG Berpotensi Volatil, Pasar Menanti Hasil Review MSCI

Komentar
Berita Terbaru