Rupiah Semakin Perkasa Selama Empat Hari Berturut-turut
digtara.com | JAKARTA – Eeuforia jelang pengumuman kabinet kerja jilid II Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin memicu Nilai tukar rupiah melanjutkan tren penguatan empat hari berturut-turut.
Baca Juga:
Berdasarkan Bloomberg pukul 10.00, Selasa (22/10), rupiah pada Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) pada level Rp 14.058 per dolar Amerika Serikat (AS), atau menguat 0,52% dari posisi kemarin.
Perdagangan Pukul 08.03 WIB, rupiah ada di Rp 14.069 per dolar Amerika Serikat (AS), menguat 0,08% dari sehari sebelumnya yang ada di Rp 14.081 per dolar AS.
Menurut Analis Pasar Uang Bank Mandiri Reny Eka Putri mengatakan, keperkasaan mata uang Garuda didukung oleh sentimen domestik.
“Katalis positif datang dari dalam negeri terkait harapan pelaku pasar yang lebih percaya diri mengenai sistem pemerintahan Presiden Jokowi selanjutnya,” kata dia, kemarin.
IHSG Ditutup Menguat 1,96 Persen, Harga Minyak Turun Jadi Sentimen Positif Pasar
IHSG Ditutup Melemah ke 6.101, Saham Komoditas Jadi Penekan Utama
IHSG Ditutup Melemah 0,98 Persen, MNC Sekuritas Rekomendasikan Empat Saham untuk Dicermati
IHSG Diproyeksi Menguat pada Perdagangan Senin, Analis Rekomendasikan Sejumlah Saham
IHSG Diproyeksi Bergerak di Kisaran 6.100–6.250, MSCI Pertahankan Status Emerging Market Indonesia