Rupiah Semakin Perkasa Selama Empat Hari Berturut-turut
digtara.com | JAKARTA – Eeuforia jelang pengumuman kabinet kerja jilid II Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin memicu Nilai tukar rupiah melanjutkan tren penguatan empat hari berturut-turut.
Baca Juga:
Berdasarkan Bloomberg pukul 10.00, Selasa (22/10), rupiah pada Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) pada level Rp 14.058 per dolar Amerika Serikat (AS), atau menguat 0,52% dari posisi kemarin.
Perdagangan Pukul 08.03 WIB, rupiah ada di Rp 14.069 per dolar Amerika Serikat (AS), menguat 0,08% dari sehari sebelumnya yang ada di Rp 14.081 per dolar AS.
Menurut Analis Pasar Uang Bank Mandiri Reny Eka Putri mengatakan, keperkasaan mata uang Garuda didukung oleh sentimen domestik.
“Katalis positif datang dari dalam negeri terkait harapan pelaku pasar yang lebih percaya diri mengenai sistem pemerintahan Presiden Jokowi selanjutnya,” kata dia, kemarin.
IHSG Hari Ini 13 Mei 2026 Berisiko Lanjut Melemah, BBCA hingga ISAT Masuk Rekomendasi Analis
IHSG Hari Ini Diproyeksi Rawan Koreksi, Simak Rekomendasi Saham AADI hingga BULL
Predisksi Pergerakan IHSG dan Rekomendasi Saham Hari Ini, Jumat 8 Mei 2026
IHSG Ditutup Menguat ke 7.057 pada 5 Mei 2026, Saham TPIA, UNVR, dan BBRI Jadi Penggerak
IHSG Ditutup Menguat ke 6.971 pada 4 Mei 2026, Saham BBNI, BREN, dan TLKM Jadi Penopang