Rupiah Semakin Perkasa Selama Empat Hari Berturut-turut
digtara.com | JAKARTA – Eeuforia jelang pengumuman kabinet kerja jilid II Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin memicu Nilai tukar rupiah melanjutkan tren penguatan empat hari berturut-turut.
Baca Juga:
Berdasarkan Bloomberg pukul 10.00, Selasa (22/10), rupiah pada Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) pada level Rp 14.058 per dolar Amerika Serikat (AS), atau menguat 0,52% dari posisi kemarin.
Perdagangan Pukul 08.03 WIB, rupiah ada di Rp 14.069 per dolar Amerika Serikat (AS), menguat 0,08% dari sehari sebelumnya yang ada di Rp 14.081 per dolar AS.
Menurut Analis Pasar Uang Bank Mandiri Reny Eka Putri mengatakan, keperkasaan mata uang Garuda didukung oleh sentimen domestik.
“Katalis positif datang dari dalam negeri terkait harapan pelaku pasar yang lebih percaya diri mengenai sistem pemerintahan Presiden Jokowi selanjutnya,” kata dia, kemarin.
IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 7.101, Saham BREN dan AMMN Jadi Penopang Utama
IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini 29 April 2026, Uji Level 7.270, Simak Rekomendasi Saham Pilihan Analis
IHSG Hari Ini 28 April 2026 Berpotensi Lanjut Koreksi ke 7.022, Ini Rekomendasi Saham ARCI hingga TINS
IHSG Hari Ini 27 April 2026 Diprediksi Uji Level 7.000, Tertekan Sentimen Global dan Harga Energi
IHSG Hari Ini 24 April 2026 Berpotensi Menguat, Simak Rekomendasi Saham Unggulan dari Analis