Selasa, 05 Mei 2026

Wall Street Merangkak Naik di Pasar Spot

- Rabu, 16 Oktober 2019 02:09 WIB
Wall Street Merangkak Naik di Pasar Spot

digtara.com | JAKARTA – Perdagangan Selasa kemarin Wall street menguat seiring dimulainya musim rilis laporan keuangan kuartal ketiga. Tiga indeks utama Wall Street naik dengan indeks S&P 500 dan Nasdaq mencapai level penutupan tertinggi dalam hampir tiga pekan terakhir.

Baca Juga:

Hari ini, Selasa (15/10), Nasdaq melonjak 1,24% ke 8.148,71. Indeks S&P 500 naik 1% ke 2.995,68. Sedangkan Dow Jones Industrial Average naik 0,89% ke 27.024,80.

Menurut Senior Market Strategist Allianz Investment Management, Charlie Ripley mengatakan laba positif mengalir ke pasar saham pada perdagangan Selasa, menunjukkan bahwa kondisi tidak seburuk prediksi investor.

Dia menambahkan bahwa pasar saham didorong oleh headline berita dalam beberapa bulan terakhir. “Tapi, ada kemajuan yang terjadi belakangan yang memungkinkan investor untuk mengalihkan fokus lebih ke fundamental seperti laba dan data ekonomi selanjutnya,” kata dia.

Selain perkembangan geopolitik yang membaik, investor juga menyambut kabar terbaru bahwa Inggris dan Uni Eropa bisa mencapai kesepakatan tepat waktu menjelang konferensi tingkat tinggi pekan ini.

Perusahaan-perusahaan finansial besar seperti JPMorgan Chase & Co, Citigroup Inc, Goldman Sachs Group Inc, dan Wells Fargo & Co mencatat kinerja positif. Begitu juga dengan perusahaan seperti Johnson & Johnson serta UnitedHealth Group Inc.

Dari seluruh emiten finansial, saham JPMorgan Chase mencatat rekor tertinggi setelah mencatat kinerja apik pada trading obligasi dan bisnis underwriting. Harga saham perusahaan ini naik 3%. Harga saham Citigroup pun naik 1,4% setelah melaporkan laba yang lebih tinggi daripada prediksi.

Sementara kinerja Wells Fargo tertekan. Laba emiten ini merosot 26% akibat pendapatan KPR yang turun serta biaya legal. Laba Goldman Sachs pun meleset dari target karena bisnis underwriting yang melemah. Tapi, saham Wells Fargo masih naik 1,7% dan Goldman naik tipis 0,3%.

Analis memperkirakan, laba emiten penghuni S&P 500 kuartal ketiga akan turun 3% jika dibandingkan dengan kuartal ketiga tahun lalu. Dari 34 emiten yang telah melaporkan kinerja, 88,2% mencatat laba yang lebih tinggi daripada konsensus.

Harga saham Blackrock Inc pun naik 2,4% setelah perusahaan pengelola aset ini mencatat kinerja gemilang. Harga saham Roku Inc melejit 11,5% setelah perusahaan ini mengumumkan bahwa aplikasi Apple TV tersedia dalam platformnya dan Apple TV+ akan tersedia setelah diluncurkan.

Harga saham Bank of America naik 2% setelah Bloomberg melaporkan bahwa Berkshire Hathaway tengah memproses izin dari Federal Reserve untuk menambah kepemilikan di bank ini menjadi lebih dari 10%.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 7.101, Saham BREN dan AMMN Jadi Penopang Utama

IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 7.101, Saham BREN dan AMMN Jadi Penopang Utama

IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini 29 April 2026, Uji Level 7.270, Simak Rekomendasi Saham Pilihan Analis

IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini 29 April 2026, Uji Level 7.270, Simak Rekomendasi Saham Pilihan Analis

IHSG Hari Ini 28 April 2026 Berpotensi Lanjut Koreksi ke 7.022, Ini Rekomendasi Saham ARCI hingga TINS

IHSG Hari Ini 28 April 2026 Berpotensi Lanjut Koreksi ke 7.022, Ini Rekomendasi Saham ARCI hingga TINS

IHSG Hari Ini 27 April 2026 Diprediksi Uji Level 7.000, Tertekan Sentimen Global dan Harga Energi

IHSG Hari Ini 27 April 2026 Diprediksi Uji Level 7.000, Tertekan Sentimen Global dan Harga Energi

IHSG Hari Ini 24 April 2026 Berpotensi Menguat, Simak Rekomendasi Saham Unggulan dari Analis

IHSG Hari Ini 24 April 2026 Berpotensi Menguat, Simak Rekomendasi Saham Unggulan dari Analis

IHSG Hari Ini 23 April 2026 Berpotensi Menguat, Ini Rekomendasi Saham ACES, BMRI hingga GOTO

IHSG Hari Ini 23 April 2026 Berpotensi Menguat, Ini Rekomendasi Saham ACES, BMRI hingga GOTO

Komentar
Berita Terbaru