IHSG Diramalkan Bakal Melanjutkan Penguatan
digtara.com | JAKARTA – Perdagangan Selasa (15/10/2019) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih bergerak di zona hijau, IHSG menguat 0,51% ke 6.158,17. Asing juga masih mencatatkan jual bersih dengan nilai Rp 643,31 miliar.
Baca Juga:
Sejumlah analis memperkirakan IHSG masih akan melanjutkan penguatan pada hari ini. Analis Lotus Andalan Sekuritas Krishna D. Setiawan mengatakan, kenaikan harga daging ayam menguntungkan seperti PT Japfa Comfeed Tbk (JPFA) dan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN). Dus, harga saham tersebut terkerek naik.
Di sisi Lain, kenaikan harga kertas dan bubur kertas juga positif bagi PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) dan PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM). Kabar soal akuisisi saham PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) dan PT Panin Financial Tbk (PNLF) juga ikut mendorong IHSG.
Namun Secara teknikal, Kepala Riset Reliance Sekuritas Lanjar Nafi menyebut, IHSG ditutup di moving average 20 dan FR 61,8%, menandakan IHSG akan melanjutkan penguatan. Dari eksternal, negosiasi AS dan China dan ekspektasi The Fed akan menurunkan suku bunga ikut mendongkrak IHSG.
Dirinya memperkirakan IHSG bergerak di 6.130-6.220. Sedang Krishna menilai IHSG bergerak di 6.130-6.190.
IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 7.101, Saham BREN dan AMMN Jadi Penopang Utama
IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini 29 April 2026, Uji Level 7.270, Simak Rekomendasi Saham Pilihan Analis
IHSG Hari Ini 28 April 2026 Berpotensi Lanjut Koreksi ke 7.022, Ini Rekomendasi Saham ARCI hingga TINS
IHSG Hari Ini 27 April 2026 Diprediksi Uji Level 7.000, Tertekan Sentimen Global dan Harga Energi
IHSG Hari Ini 24 April 2026 Berpotensi Menguat, Simak Rekomendasi Saham Unggulan dari Analis