Rupiah Lanjutkan Penguatan Sentuh Level Rp14.130/U$D
digtara.com | JAKARTA – Pada perdagangan Kamis (10/10/2019) kurs rupiah di pasar spot menguat 0,16% menjadi Rp 14.150 per dolar AS. Setali tiga uang, kurs tengah rupiah Bank Indonesia menanjak 0,18% ke Rp 14.157 per dolar AS.
Baca Juga:
Hari Ini, nilai tukar rupiah melanjutkan penguatannya di hadapan dolar Amerika Serikat (AS), Jumat (11/10). Mengutip Bloomberg pukul 8.03 WIB, rupiah pasar spot ke Rp 14.130 per dolar AS atau naik 0,14% dari posisi kemarin.
Posisi dolar AS memang sedang dalam tekanan karena risalah rapat Federal Open Market Committee (FOMC) yang berlangsung pada 17–18 September lalu menyebut volatilitas di pasar uang Negeri Paman Sam memburuk. Ini sempat membuat The Federal Reserve meningkatkan jumlah uang beredar di pasar uang AS.
Selain itu, Gubernur The Fed Jerome Powell kembali membuat pernyataan pihaknya membuka peluang pemangkasan suku bunga lanjutan. Ini menjadi angin segar bagi mata uang lainnya.
Sementara itu, Ekonom Bank Permata Josua Pardede menambahkan, keberhasilan yuan menguat atas dollar AS akhirnya menjadi sentimen positif bagi mata uang di kawasan Asia, termasuk rupiah.
Pergerakan rupiah hari ini sangat bergantung pada hasil pertemuan dagang antara AS dan China yang dilaksanakan pada 10–11 Oktober di Washington DC.
Sebenarnya pelaku pasar optimistis perundingan dagang tersebut bisa berjalan mulus dan menghasilkan kesepakatan positif. Hal ini membuat yuan serta mata uang di kawasan Asia kembali melaju saat berhadapan dengan the greenback.
Dirinya menganalisis, kurs rupiah hari ini akan bergerak dalam kisaran Rp 14.125–Rp 14.200 per dolar AS. Sedangkan Ibrahim memperkirakan, mata uang Garuda akan bergerak dengan rentang pergerakan Rp 14.110–Rp 14.176 per dolar AS.
Rupiah Diproyeksi Menguat Hari Ini, Bergerak di Kisaran Rp17.940–Rp17.990 per Dolar AS
Rupiah Masih Tertekan, Analis Prediksi BI Kembali Naikkan Suku Bunga
Rupiah Diproyeksi Melemah ke Rp17.890 per Dolar AS, Dipengaruhi Sentimen Global dan Domestik
Rupiah Masih Tertekan Meski BI Kembali Naikkan Suku Bunga, Bergerak di Kisaran Rp17.790–Rp17.840 per Dolar AS
Rupiah Diproyeksi Melemah, Pasar Menanti Hasil RDG BI dan Arah Kebijakan The Fed