Bursa Asia Parkir di Zona Hijau
digtara.com | SHANGHAI – Perdagangan Jumat (11/10) bursa saham Asia dan indeks saham berjangka Amerika Serikat (AS) bergerak naik. Presiden Donald Trump akan bertemu dengan negosiator utama perdagangan China.
Baca Juga:
Melansir Reuters, pada awal perdagangan Asia, indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,5%, menyusul kenaikan di Wall Street. Sementara, indeks S&P e-mini futures bertambah 0,2%. Saham Australia naik 0,8%, sedangkan indeks saham Nikkei Jepang naik 0,9%.
Suasana pasar saat ini yang lebih bullish datang setelah pembicaraan perdagangan hari pertama antara AS dan negosiator China yang oleh Trump ditandai sebagai “sangat, sangat baik.”
Seorang pejabat Gedung Putih mengatakan pembicaraan “mungkin lebih baik dari yang diharapkan” dan seorang pejabat Kamar Dagang AS yang diberi pengarahan oleh kedua belah pihak yang meningkatkan kemungkinan kesepakatan mata uang pekan ini.
“Pembekuan tarif di tingkat saat ini tidak mungkin untuk membalikkan perlambatan pertumbuhan ekonomi dan ketidakpastian seputar masalah struktural yang tidak terselesaikan seperti pencurian IP dan subsidi untuk perusahaan milik negara kemungkinan akan tetap,” analis National Australia Bank mengatakan dalam catatan pagi dilansir dari Reuters.
“Pada rincian skor ini pada pakta mata uang potensial akan menjadi penting,” kata mereka.
Pagi ini, dolar naik 0,1% terhadap yen ke 108,07, sementara euro datar di US$ 1,1004 dan pound sedikit lebih rendah pada level US$ 1,2432.
IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 7.101, Saham BREN dan AMMN Jadi Penopang Utama
IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini 29 April 2026, Uji Level 7.270, Simak Rekomendasi Saham Pilihan Analis
IHSG Hari Ini 28 April 2026 Berpotensi Lanjut Koreksi ke 7.022, Ini Rekomendasi Saham ARCI hingga TINS
IHSG Hari Ini 27 April 2026 Diprediksi Uji Level 7.000, Tertekan Sentimen Global dan Harga Energi
IHSG Hari Ini 24 April 2026 Berpotensi Menguat, Simak Rekomendasi Saham Unggulan dari Analis