Minggu, 28 Juni 2026

Analis: Pekan Depan, Rupiah Bakal Melanjutkan Penguatan

- Sabtu, 05 Oktober 2019 00:50 WIB
Analis: Pekan Depan, Rupiah Bakal Melanjutkan Penguatan

digtara.com | JAKARTA – Pekan depan kian terbuka dan melanjutkan penguatan rupiah pekan ini lantaran kurs dolar AS yang cenderung melemah dalam beberapa hari terakhir.

Baca Juga:

Peluang kurs rupiah untuk melanjutkan penguatan dimana pada Jumat (4/10), rupiah ditutup menguat ke level Rp 14.138 per dolar AS, menguat 0,24% dari sehari sebelumnya yang ada di Rp 14.172 per dolar AS. Dalam sepekan, rupiah menguat 0,25% dari level Rp 14.173 per dolar AS pada Jumat (27/9).

Sementara, pada kurs tengah Bank Indonesia (BI) rupiah ada di level Rp 14.135 per dolar AS, menguat 0,41% dari sehari sebelumnya. Selama sepekan, rupiah di kurs tengah BI menguat 0,44%.

Menurut Direktur PT Garuda Berjangka Ibrahim mengungkapkan, sepekan ini rupiah menguat terhadap dolar AS. Penguatan didukung oleh sentimen global maupun domestik. Termasuk data ekonomi Amerika Serikat (AS) yang cenderung buruk.

Apalagi aktivitas jasa melambat, manufaktur terkontraksi, plus perang dagang dengan Uni Eropa (UE) sangat berisiko membuat perekonomian AS tersendat, bahkan bukan tidak mungkin jatuh ke jurang resesi.

“Data AS yang buruk dan sentimen internal bakal mendorong kurs rupiah kembali menguat di pekan depan di kisaran Rp 14.100 per dollar AS hingga Rp 14.157 per dollar AS,” jelas Ibrahim.

Dari sentimen internal, Ibrahim menjelaskan dengan parlemen yang menduduki kursi pimpinan baik di DPR, DPD dan MPR menjadi berkah tersendiri, karena dapat mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang pro dengan kepentingan rakyat.

Dengan begitu, tidak ada lagi interupsi/kritikan dari kubu parlemen sehingga pemerintah dan Bank Indonesia (BI) akan kembali fokus terhadap fundamental dan terus mengawasi perkembangan global akibat perang dagang dan rencana keluarnya Inggris dari Eropa atau Brexit.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Rupiah Diproyeksi Menguat Hari Ini, Bergerak di Kisaran Rp17.940–Rp17.990 per Dolar AS

Rupiah Diproyeksi Menguat Hari Ini, Bergerak di Kisaran Rp17.940–Rp17.990 per Dolar AS

Rupiah Masih Tertekan, Analis Prediksi BI Kembali Naikkan Suku Bunga

Rupiah Masih Tertekan, Analis Prediksi BI Kembali Naikkan Suku Bunga

Rupiah Diproyeksi Melemah ke Rp17.890 per Dolar AS, Dipengaruhi Sentimen Global dan Domestik

Rupiah Diproyeksi Melemah ke Rp17.890 per Dolar AS, Dipengaruhi Sentimen Global dan Domestik

Rupiah Masih Tertekan Meski BI Kembali Naikkan Suku Bunga, Bergerak di Kisaran Rp17.790–Rp17.840 per Dolar AS

Rupiah Masih Tertekan Meski BI Kembali Naikkan Suku Bunga, Bergerak di Kisaran Rp17.790–Rp17.840 per Dolar AS

Rupiah Diproyeksi Melemah, Pasar Menanti Hasil RDG BI dan Arah Kebijakan The Fed

Rupiah Diproyeksi Melemah, Pasar Menanti Hasil RDG BI dan Arah Kebijakan The Fed

Rupiah Berpotensi Menguat pada Perdagangan 17 Juni 2026, Sentimen Perdamaian AS-Iran Jadi Pendorong

Rupiah Berpotensi Menguat pada Perdagangan 17 Juni 2026, Sentimen Perdamaian AS-Iran Jadi Pendorong

Komentar
Berita Terbaru