Pagi Ini, Rupiah Menguat Tipis
digtara.com | JAKARTA – Awal perdagangan Rabu (2/10/2019) nilai tukar rupiah menguat tipis setelah kemarin tertekan ke atas level Rp 14.200 per dolar Amerika Serikat (AS). Hari ini pukul 8.08 WIB, rupiah spot menguat 0,03% ke Rp 14.211 per dolar AS dari posisi kemarin pada Rp 14.216 per dolar AS.
Baca Juga:
Berdasarkan data kemarin, rupiah melemah 0,15% di tengah laporan deflasi bulanan September. Inflasi bulan September mencapai 3,39% secara tahunan, turun dari 3,49% pada bulan Agustus.
Sementara, penguatan rupiah pagi ini sejalan dengan pergerakan mata uang Asia. Peso memimpin penguatan mata uang Asia dengan kenaikan 0,11%. Nilai tukar yen pun menguat 0,08%.
Nilai tukar ringgit, dolar Hong Kong, dan yuan offshore pun menguat terhadap the greenback. Sementara pelemahan tampak pada won, dolar Taiwan, baht, dan dolar Singapura.
Penguatan mata uang Asia ini juga ditopang oleh koreksi indeks dolar. Indeks yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia ini turun dalam dua hari berturut-turut ke 99,11.
Awal pekan ini, indeks dolar menyentuh level tertinggi sejak Mei 2017. Indeks dolar telah menguat 3,06% secara year to date.[kontan]
Rupiah Diprediksi Melemah ke Rp17.460 per Dolar AS Hari Ini, Tertekan Konflik Iran dan Kebijakan The Fed
Rupiah Diprediksi Melemah ke Rp17.440 per Dolar AS Hari Ini, Dipicu Konflik Global dan Harga Minyak
Rupiah Dibuka Menguat ke Rp17.337 per Dolar AS, Sentimen Global Mulai Mereda
Rupiah Anjlok ke Rp17.346 per Dolar AS, Terburuk Sepanjang Sejarah dan Tekanan Global Menguat
Rupiah Melemah ke Rp17.326 per Dolar AS, Sentimen Global dan Domestik Tekan Kurs