Bursa Asia Kompak Parkir di Zona Merah
digtara.com | JAKARTA – Pada pertengahan pekan ini. Rabu (2/10/2019) pukul 8.32 WIB bursa Asia kompak melemah. Di mana indeks Nikkei 225 turun 0,62% ke 21.749. Hang Seng melemah 0,83% ke 25.881.
Baca Juga:
Sedangkan Indeks Taiex terkoreksi 0,11% ke 10.951. Sedangkan Kospi melorot 1,11% ke 2.049. Straits Times turun 0,70% ke 3.123. Sedangkan FTSE Malaysia tergerus 0,25% ke 1.585.
Lalu, aktivitas manufaktur Amerika Serikat (AS) yang turun menjadi salah satu penyebab koreksi pasar saham global. Pada perdagangan yang berakhir dini hari tadi, Wall Street terjerembap dengan penurunan lebih dari 1% pada indeks utama.
Sedangkan, kontraksi manufaktur AS ini menyusul data manufaktur Zona Euro yang mencapai level terendah dalam hampir tujuh tahun.
“Rencana negosiasi dagang AS-China pekan depan menjadi kunci utama. Jika negosiasi berjalan baik, maka bisa terjadi pemulihan V-shaped pada data manufaktur dalam beberapa bulan ke depan,” kata Hirokazu Kabeya, chief global strategist Daiwa Securities kepada Reuters.
Kabeya mengatakan, saat ini investor perlu khawatir terhadap penurunan ekonomi AS. “Secara keseluruhan, kami melihat bahwa ekonomi AS masih relatif solid,” kata dia.
Sekadar informasi, nilai tukar dolar melemah tipis setelah mencapai level tertinggi sejak Mei 2017. Penurunan nilai tukar dolar AS ini menyebabkan mata uang Asia menguat terhadap the greenback pada hari ini.[kontan]
Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat
Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS
Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya
Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia
Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur