Harga Emas Spot Masih Redup
Digtara.com | JAKARTA – Berdasarkan data Bloomberg Kamis (19/9) pukul 9.00 WIB harga emas meredup di pagi ini, harga emas spot berada di US$ 1.492,99 per ons troi, turun 0,07% dibandingkan penutupan sebelumnya.
Baca Juga:
Harga emas berjangka pada Kamis (19/9) pukul 7.37 WIB, untuk pengiriman Desember 2019 di Commodity Exchange merosot 1,19% ke US$ 1.497,70 per ons troi ketimbang harga kemarin pada US$ 1.515,80 per ons troi.
Sementara, harga emas justru turun setelah bank sentral AS The Fed menurunkan suku bunga acuan 25 basis points pada rapat kemarin. Padahal, biasanya harga emas meningkat ketika suku bunga turun. Ini terjadi karena suku bunga yang rendah menyebabkan investasi aset non emas menghasilkan return lebih tipis sehingga opportunity cost emas mengecil.
“Harga emas turun karena hanya tujuh dari 17 anggota Federal Open Market Committee yang memperkirakan satu kali lagi pemangkasan hingga tutup tahun ini,” kata Tai Wong, head of base and precious metals derivatives trading BMO kepada Reuters.
Wong menambahkan bahwa proyeksi tahun 2020/2021 juga masih dalam batas terukur dan prospek jangka panjang tidak berubah.
Dalam proyeksi The Fed, pertumbuhan ekonomi AS diramal akan sebesar 2,2% tahun ini. Tingkat pengangguran akan bertahan pada 3,7% hingga tahun depan.
Di mana tingkat inflasi diprediksikan akan sebesar 1,5% tahun ini, lebih rendah daripada target The Fed pada 2%. Inflasi diramal mencapai 1,9% pada tahun depan.
Kini, pasar keuangan global menunggu aksi bank sentral Jepang yang akan mengumumkan kebijakan moneter hari ini.
Cek Harga Emas UBS dan GALERI24 di Pegadaian Hari Ini Jumat 13 Maret 2026
Cek Harga Emas UBS dan GALERI24 di Pegadaian Hari Ini Kamis 12 Maret 2026
Cek Harga Emas UBS dan GALERI24 di Pegadaian Hari Ini Rabu 11 Maret 2026
UBS dan GALERI24 Turun, Cek Harga Emas di Pegadaian Hari Ini Selasa 10 Maret 2026
Cek Harga Emas UBS dan GALERI24 di Pegadaian Hari Ini Senin 9 Maret 2026