Tensi Geopolitik Kerek Harga Emas Melejit
Digtara.com | JAKARTA – Awal perdagangan harga emas spot melejit hingga 1,46% ke US$ 1.510,33 per ons troi pagi ini. Senin (16/9) pukul 7.17 WIB, harga emas spot ini kembali menguat di atas US$ 1.500 per ons troi setelah bergerak di bawah level psikologis ini sepanjang pekan lalu.
Baca Juga:
Pada pukul 7.10 WIB, harga emas untuk pengiriman Desember 2019 di Commodity Exchange naik 0,98% ke US$ 1.515,40 per ons troi ketimbang Jumat lalu US$ 1.499,50 per ons troi.
Sementara, serangan 10 drone ke fasilitas pengolahan minyak Abqaiq Arab Saudi pada Sabtu (14/9) akan memengaruhi pergerakan pasar global pekan ini. Selain gangguan pasokan besar-besaran, serangan ini juga meningkatkan kekhawatiran investor tentang situasi geopolitik Timur Tengah dan memburuknya hubungan antara Iran dan Amerika Serikat (AS).
Hal inilah yang menyebabkan harga emas kembali melaju meski tidak setinggi lonjakan harga minyak. “Serangan ke fasilitas pengolahan minyak Abqaiq akan berdampak sepanjang pekan ini di pasar global,” kata Ray Attrill, head of forex strategy National Australia Bank kepada Reuters.
Kelompok Yaman Houthi telah mengklaim bertanggung jawab atas serangan ini. Tapi, seorang pejabat senior AS kemarin mengatakan bahwa bukti menunjukkan Iran berada di balik serangan. Presiden AS Donald Trump pun mengatakan AS siap merespons jika ada serangan ke fasilitas minyak Arab Saudi.
Selain faktor geopolitik, harga emas pekan ini juga akan menunggu arah kebijakan moneter Federal Reserve. Pasar berharap The Fed akan menurunkan suku bunga setelah pekan lalu European Central Bank menggunting suku bunga simpanan menjadi -0,5%.
Cek Harga Emas UBS dan GALERI24 di Pegadaian Hari Ini Jumat 13 Maret 2026
Cek Harga Emas UBS dan GALERI24 di Pegadaian Hari Ini Kamis 12 Maret 2026
Cek Harga Emas UBS dan GALERI24 di Pegadaian Hari Ini Rabu 11 Maret 2026
UBS dan GALERI24 Turun, Cek Harga Emas di Pegadaian Hari Ini Selasa 10 Maret 2026
Cek Harga Emas UBS dan GALERI24 di Pegadaian Hari Ini Senin 9 Maret 2026