Gejolak Politik Global Seret Bursa Asia Melemah
Digtara.com | JAKARTA – Pada perdagangan Rabu (21/8/2019) pagi, Hampir seluruh bursa saham Asia melemah. Hanya bursa Korea yang masih naik tipis. Pada pukul 8,34 WIB, indeks Kospi naik tipis 0,05% ke 1.961.
Baca Juga:
Di mana Indeks Nikkei melemah 0,62% ke 20.548. Hang Seng turun 0,48% ke 26.110. SEdangkan Taiex turun 0,19% ke 10.114.
Sementara, Indeks Straits Times turun 0,45% ke 3.121. Sedangkan FTSE Bursa Malaysia turun 0,32% ke 1.597. ASX 200 di Australia merosot 1,14%.
Memang, selain perang dagang gejolak politik di Hong Kong, Inggris dan Italia juga meningkatkan ketidakpastian bagi para investor. Prospek pemilihan baru di Italia setelah pengunduran diri Perdana Menteri Giuseppe Conte menjadi kekhawatiran tambahan bagi pasar saham.
Sedangkan pasar sekarang menunggu apakah kebijakan yang lebih akomodatif dari Jerman ke China sudah cukup untuk meredakan kekhawatiran ekonomi global dan mengakhiri ketakutan akan resesi.
Fokus pasar mulai pertengahan pasar ini akan tertuju pada risalah pertemuan The Fed bulan lalu yang akan rilis hari ini. Para trader juga menunggu simposium Jackson Holeakhir pekan ini dan KTT G7 di akhir pekan. Pada dua pertemuan ini, pasar menunggu sinyal adanya langkah-langkah tambahan apa yang akan diambil para pembuat kebijakan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.
IHSG Ditutup Menguat 1,96 Persen, Harga Minyak Turun Jadi Sentimen Positif Pasar
IHSG Ditutup Melemah ke 6.101, Saham Komoditas Jadi Penekan Utama
IHSG Ditutup Melemah 0,98 Persen, MNC Sekuritas Rekomendasikan Empat Saham untuk Dicermati
IHSG Diproyeksi Menguat pada Perdagangan Senin, Analis Rekomendasikan Sejumlah Saham
IHSG Diproyeksi Bergerak di Kisaran 6.100–6.250, MSCI Pertahankan Status Emerging Market Indonesia