Sesi I, IHSG Melaju di Zona Hijau
Digtara.com | JAKARTA – Pada perdagangan sesi pertama, Rabu (14/8/2019) siang ini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melaju di zona hijau. Melansir RTI, indeks naik 0,55% atau 34,181 poin ke level 6.245,143.
Baca Juga:
Ada 242 saham naik, 137 saham turun, 123 saham stagnan. Total volume 9,88 miliar saham dengan nilai transaksi capai Rp 4,12 triliun. Delapan dari 10 indeks sektoral menopang laju IHSG. Sektor industri dasar paling tinggi penguatannya 1,27%. Sementara, dua sektor yang memerah berturut-turut aneka industri 0,51% dan agrikultur 0,36%.
Saham-saham top gainers LQ45 antara lain;
– PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) naik 4,83% ke Rp 7.050
– PT PP (Persero) Tbk (PTPP) naik 4,38% ke Rp 1.905
– PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) naik 4,23% ke Rp 3.940
Saham-saham top losers LQ45 antara lain;
– PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) turun 1,63% ke Rp 1.210
– PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) turun 0,92% e Rp 2.160
– PT Astra International Tbk (ASII) turun 0,75% ke Rp 6.625
Walaupun menghijau, investor asing membukukan net sell Rp 290,383 miliar di pasar reguler. Di keseluruhan market, net sel asing capai Rp 281,599 miliar.
Berserinya IHSG sejalan dengan arah penguatan bursa Asia hari ini. Menyusul Washington menunda pengenaan tarif pada beberapa barang impor China.
Terkait, berita penundaan tarif ini mampu mengimbangi data ekonomi China pada Juli yang mengecewakan. Yen menguat di tengah berita tentang lemahnya produksi industri China dan data lainnya.
Di mana lonjakan saham AS mengangkat indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang sebesar 0,9%. Shanghai Composite Index naik 0,6%. Sementara, Hang Seng Hong Kong naik 0,5%. Indeks KOSPI Korea Selatan naik 0,8% dan Nikkei Jepang naik 0,6%.
IHSG Ditutup Menguat 1,96 Persen, Harga Minyak Turun Jadi Sentimen Positif Pasar
IHSG Ditutup Melemah ke 6.101, Saham Komoditas Jadi Penekan Utama
IHSG Ditutup Melemah 0,98 Persen, MNC Sekuritas Rekomendasikan Empat Saham untuk Dicermati
IHSG Diproyeksi Menguat pada Perdagangan Senin, Analis Rekomendasikan Sejumlah Saham
IHSG Diproyeksi Bergerak di Kisaran 6.100–6.250, MSCI Pertahankan Status Emerging Market Indonesia