Sabtu, 30 Agustus 2025

Kadis Sosial: Perketat Pengawasan, Rumah Penerima Bantuan PKH akan di Cat Semprot

Redaksi - Rabu, 07 Agustus 2019 11:33 WIB
Kadis Sosial: Perketat Pengawasan, Rumah Penerima Bantuan PKH akan di Cat Semprot

Digtara.com | MEDAN – Dinas Sosial Kota Medan akan menerapkan sejumlah kebijakan khusus untuk memerketat pengawasan penyaluran bantuan Program Keluarga Harapan di kotanya.

Baca Juga:

Kepala Dinas Sosial Kota Medan Endar Lubis mengatakan, salah satu kebijakan tersebut adalah memberikan penanda di rumah penerima bantuan PKH.

“Kami akan membuat bacaan menggunakan pilox (cet semprot) di depan rumah penerima PKH,” ujarnya seusai rapat pembahasan penyaluran bantuan pangan non tunai di Balai Kota Medan, Rabu (7/8/2019).

Kalau pun bukan memakai cat semprot, Dinsos akan memberikan pananda dalam bentuk lain, seperti plang informasi. Selain itu, kebijakan khusus lainnya adalah mengumumkan penerima PKH di tempat umum di kelurahan masing-masing.

Dengan begitu, masyarakat bisa melihat langsung dan ikut mengawasi apakah penerima PKH itu layak menerima bantuan tersebut atau tidak. Kebijakan-kebijakan khusus ini juga dilakukan agar kedepan penerima PKH dapat lebih tepat sasaran.

Lebih jauh dia menerangkan, mulai September 2019 Perum Bulog akan menjadi wadah pengadaan penyaluran bantuan pangan non tunai PKH. Karena itu ia ingin agar para Camat dan Lurah ikut membantu mengawasi penyalurannya, terutama dalam pengadaan beras.

Harus ada kerja sama yang baik dari Camat dan Lurah sebagai perangkat pemerintahan yang lebih sering bersentuhan langsung dengan warga sehari-hari. Pihak kecamatan dan kelurahan lah yang lebih mengetahui siapa saja warga yang berhak dan siapa yang tidak tepat menerima bantuan PKH.

Dinas Sosial, tegasnya, ingin data yang benar dari pihak kelurahan sehingga penyalurannya tepat sasaran. “Banyak penerima PKH sekarang ini tidak tepat sasaran. Saya sendiri melihat masih ada warga yang masih tergolong mampu, malah mendapat bantuan PKH ini,” cetusnya.

Ia menambahkan, dalam mekanisme pemberian bantuan nanti, penyaluran beras akan dilakukan Perum Bulog yang dibantu BRI melalui agen BRILink dan e-warung. Mekanisme tersebut harus dilaksanakan secara tegas karena selama ini pengadaan beras masih dilakukan melalui pasar bebas.

“Perum Bulog akan menjadi satu-satunya wadah pengadaan yang dapat menjamin kualitas beras. Bulog akan menjamin kualitas beras dapat dipertahankan hingga sampai ke penerima,” paparnya.[win]

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo

Komentar
Berita Terbaru