The Fed akan Setir Pergerakan Rupiah
Digtara.com | JAKARTA – Kurs rupiah di pasar spot turun 0,06% ke Rp 14.028 per dollar Amerika Serikat (AS). Dan, Kurs rupiah bergerak stagnan dengan kecenderungan turun.
Baca Juga:
Di mana, kurs tengah rupiah Bank Indonesia juga turun 0,17% jadi Rp 14.034 per dollar AS.
Menurut Ekonom Bank Central Asia David Sumual menyebut, pelaku pasar saat ini memilih wait and see hasil rapat Federal Open Market Committee (FOMC). Alhasil, rupiah melemah.
Untungnya, Direktur Garuda Berjangka Ibrahim menambahkan, data foreign direct investment (FDI) Indonesia membuat rupiah tidak melemah dalam.
“Prospek FDI meyakinkan dan membuat prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia semakin stabil,” kata dia.
Analis memproyeksikan, rapat The Fed masih akan menyetir pergerakan rupiah pada hari ini.
Dia memperkirakan, rupiah hari ini bergerak antara Rp 13.996–Rp 14.035 per dollar AS. Sedang hitungan David, rupiah hari ini bergerak antara Rp 13.990–Rp 14.050 per dollar AS.[kontan]
IHSG Ditutup Menguat 1,96 Persen, Harga Minyak Turun Jadi Sentimen Positif Pasar
IHSG Ditutup Melemah ke 6.101, Saham Komoditas Jadi Penekan Utama
IHSG Ditutup Melemah 0,98 Persen, MNC Sekuritas Rekomendasikan Empat Saham untuk Dicermati
IHSG Diproyeksi Menguat pada Perdagangan Senin, Analis Rekomendasikan Sejumlah Saham
IHSG Diproyeksi Bergerak di Kisaran 6.100–6.250, MSCI Pertahankan Status Emerging Market Indonesia