Polda NTT Kirim Tim Trauma Healing Dampingi Warga Berdampak Gempa Flores
digtara.com -Polda NTT memperkuat perhatian dan kepedulian terhadap masyarakat terdampak gempa Flores.
Baca Juga:
Tim yang berjumlah lima personel tersebut dipimpin Kabag Psikologi Biro SDM Polda NTT, Kompol Dwi Chrismawan dan Kompol Prasetyo Dwi Laksono.
Setelah diberangkatkan dari Kupang, tim tersebut telah tiba di Kabupaten Sikka untuk segera memberikan pendampingan kepada masyarakat terdampak gempa.
Keberangkatan tim ini menjadi bagian dari respons kemanusiaan Polda NTT, tidak hanya dalam membantu kebutuhan fisik masyarakat, tetapi juga memberikan dukungan psikologis kepada warga yang mengalami tekanan dan trauma setelah bencana.
Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko melalui Plh Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Sajimin mengatakan penanganan pascabencana dilakukan secara menyeluruh, termasuk memperhatikan kondisi psikologis masyarakat.
Baca Juga:"Bapak Kapolda NTT memberikan perhatian serius terhadap kondisi masyarakat terdampak gempa. Selain penyelamatan dan pemenuhan kebutuhan dasar, kondisi psikologis warga juga harus mendapatkan perhatian. Karena itu, Tim Trauma Healing Polda NTT diberangkatkan untuk hadir langsung di tengah masyarakat," ujar Kombes Pol Sajimin pada Minggu petang.
Masyarakat yang berada di lokasi pengungsian tidak hanya menghadapi kehilangan dan kerusakan akibat gempa, tetapi juga dapat mengalami rasa takut, cemas, dan trauma akibat guncangan maupun situasi darurat yang mereka alami.
"Tim memberikan pendampingan psikologis kepada masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan dukungan untuk mengatasi rasa takut dan trauma akibat bencana. Kehadiran Polri diharapkan dapat memberikan rasa aman dan membantu masyarakat kembali bangkit," katanya.
Pengiriman tim menggunakan pesawat Hercules TNI AU juga menjadi bagian dari sinergi antarlembaga dalam mempercepat respons kemanusiaan ke wilayah terdampak.
Setibanya di Sikka, Tim Trauma Healing Polda NTT berkoordinasi dengan jajaran kepolisian setempat serta unsur terkait untuk menentukan lokasi dan sasaran pendampingan, terutama di wilayah pengungsian yang membutuhkan.
Polres Nagekeo Gandeng PT Indofood Siapkan Makanan Bagi Warga Terdampak Gempa
Korban Meninggal Akibat Gempa Flores Naik Jadi 51 Orang, Kabasarnas Pantau Langsung Penanganan dan Siagakan Helikopter
101 Personil BKO Brimob Polri Diterjunkan ke Manggarai dan Manggarai Timur
Sentuhan Kasih Kapolres Nagekeo dan Ibu untuk Korban Gempa Bumi di Mbay
Polri Kirim Makanan Siap Saji dan Wi-fi Portabel ke Lokasi Gempa Flores