IHSG Naik 11 Poin di Pasar Spot
Digtara.com | JAKARTA – Awal perdagangan pagi ini Selasa (23/7) pukul 9.10 WIB Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menyusul kenaikan bursa kawasan Asia. IHSG naik 11 poin atau 0,17% ke 6.444.
Baca Juga:
Ada 7sektor menguat seiring kenaikan IHSG. Sektor aneka industri mencatat kenaikan 0,94%. Sektor barang konsumen mengekor dengan kenaikan 0,60%. Sektor manufaktur menguat 0,37% dan sektor perkebunan naik 0,45%. Sedangkan sektor tambang naik 0,42%
Di mana sektor industri dasar justru masih turun 0,62. Sektor infrstruktur melemah 0,14% dan sektor keuangan tergerus 0,06%.
Top gainers LQ45 pagi ini adalah:
PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) 3,37%
PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) 2,26%
PT Vale Indonesia Tbk (INCO) 1,99%
Top losers LQ45 terdiri dari:
PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) -2,14%
PT Jasa Marga Tbk (JSMR) -1,85%
PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) 1,85%
Investor asing mencatat pembelian bersih Rp 55,67 miliar di seluruh pasar. Saham-saham dengan pembelian bersih terbesar asing adalah SRIL Rp 59,2 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 1,8 miliar, dan PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) Rp 1,4 miliar.
Saham-saham dengan penjualan bersih terbesar asing adalah PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) Rp 1,5 miliar, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) Rp 1,3 miliar, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 1,3 miliar.
IHSG Ditutup Menguat 1,96 Persen, Harga Minyak Turun Jadi Sentimen Positif Pasar
IHSG Ditutup Melemah ke 6.101, Saham Komoditas Jadi Penekan Utama
IHSG Ditutup Melemah 0,98 Persen, MNC Sekuritas Rekomendasikan Empat Saham untuk Dicermati
IHSG Diproyeksi Menguat pada Perdagangan Senin, Analis Rekomendasikan Sejumlah Saham
IHSG Diproyeksi Bergerak di Kisaran 6.100–6.250, MSCI Pertahankan Status Emerging Market Indonesia