Kilau Emas Kembali Terang
Digtara.com | JAKARTA – Pelaku pasar tampaknya mengabaikan kekhawatiran terhadap data inflasi Amerika Serikat (AS) yang lebih kuat dari perkiraan, dapat mempengaruhi keputusan bank sentral terhadap kebijakan pelonggaran moneter membuat Kilau emas kembali terang pada perdagangan, Jumat (12/7/2019) kemarin.
Baca Juga:
Melansir Bloomberg, pukul 20.42 WIB, emas pasar spot naik 0,37% menjadi US$ 1.408,99 per ons troi, setelah sebelumnya menyentuh level US$ 1.412,20 di awal perdagangan. Emas telah naik 0,4% sepekan ini.
Emas berjangka untuk pengiriman Agustus 2019 di Commodity Exchange juga naik 0,34% menjadi US$ 1.411,50 per ons troi.
“Data inflasi keluar sedikit lebih tinggi dari yang diharapkan. Tampaknya setiap hari probabilitas penurunan suku bunga terhadap mempertahankan suku bunga tidak berubah adalah flip-flap,” kata Phillip Streible, senior commodities strategist RJO Futures dilansir dari Reuters.
Sebelumnya, indeks harga konsumen inti AS, tidak termasuk makanan dan energi, naik 0,3% pada Juni yang merupakan kenaikan terbesar sejak Januari 2018. Federal Reserve AS bulan lalu menurunkan proyeksi inflasi untuk tahun ini menjadi 1,5% dari 1,8 % diproyeksikan pada bulan Maret.
Harga Emas Pegadaian Hari Ini Senin 26 Januari 2026: GALERI24 dan UBS Kompak Naik
Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini 8 Januari 2026 Naik Tajam, Tembus Rp2,84 Juta per Gram
Cek Harga Emas ANTAM dan UBS di Pegadaian Hari Ini Sabtu 12 Juli 2025
ANTAM Naik Rp24 Ribu Per Gram, Cek Juga Harga Emas UBS di Pegadaian Hari Ini Kamis 22 Mei 2025
Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat