Euforia Suku Bunga AS Hijaukan Bursa Asia
Digtara.com | JAKARTA – Awal perdagangan Kamis (11/7/2019) pagi setelah semalam Wall Street melaju kencang serta membuat Bursa Asia menghijau. Indeks Nikkei 225 hanya naik tipis 0,04% ke 21.542. Hang Seng justru melaju hingga 1,02% ke 28.493.
Baca Juga:
Indeks Taiex menguat 0,31% ke 10.832. Sedangkan Kospi menguat 0,96% ke 2.078. Straits Times pun melaju 0,69% ke 3.363. Sedangkan indeks saham Australia, ASX 200 menguat 0,33% ke 6.712.
“Pasar saham berharap Jerome Powell mengungkapkan pandangan dovish, dan mereka mendapatkan apa yang diinginkan,” kata Masahiro Ichikawa, senior strategist Sumitomo Mitsui DS Asset Management kepada Reuters.
Ichikawa mengatakan, fokus pasar selanjutnya adalah data Amerika Serikat (AS) seperti CPI yang dirilis malam ini, untuk melihat besaran pemangkasan suku bunga acuan The Fed bulan ini.
Sekadar mengingatkan, semalam Gubernur Federal Reserve Jerome Powell mengungkapkan bahwa bank sentral siap bertindak sesuai dengan kebutuhan untuk memastikan pertumbuhan ekonomi AS. Powell mengatakan, ekonomi AS masih menghadapi ancaman dari aktivitas pabrik yang lemah, inflasi yang rendah, serta perang dagang yang terus berlanjut.
Menurut FedWatch CME Group, peluang pemangkasan suku bunga 50 basis point kembali naik menjadi 27,6% dari posisi Selasa yang berada di 3,3%. Bank sentral AS akan menggelar rapat bulanan pada 30-31 Juli mendatang.
IHSG Ditutup Menguat ke 6.971 pada 4 Mei 2026, Saham BBNI, BREN, dan TLKM Jadi Penopang
IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 7.101, Saham BREN dan AMMN Jadi Penopang Utama
IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini 29 April 2026, Uji Level 7.270, Simak Rekomendasi Saham Pilihan Analis
IHSG Hari Ini 28 April 2026 Berpotensi Lanjut Koreksi ke 7.022, Ini Rekomendasi Saham ARCI hingga TINS
IHSG Hari Ini 27 April 2026 Diprediksi Uji Level 7.000, Tertekan Sentimen Global dan Harga Energi