Bursa Asia Bergerak Mixed Cenderung Melemah
Digtara.com | JAKARTA – Pada hari ini, Bursa Asia bergerak mixed dengan kecenderungan melemah. Di tengah koreksi, hanya bursa saham Jepang, Singapura, dan Malaysia yang pagi ini hijau.
Baca Juga:
Selasa (9/7) pukul 8.36 WIB, indeks Nikkei 225 menguat 0,43% ke 21.626. Straits Times naik 0,21% ke 3.341. Sedangkan FTSE Bursa Malaysia naik tipis 0,08% ke 1.679.
Sementara Hang Seng turun 0,38% ke 28.225. Indeks Taiex melemah 0,41% ke 10.707. Indeks Kospi turun 0,21% dan ASX 200 turun 0,31%.
Pelemahan sebagian bursa Asia ini melanjutkan penurunan di awal pekan. Pada perdagangan kemarin, hanya bursa Thailand yang naik tipis 0,02%.
Ekspektasi penurunan suku bunga besar-besaran oleh Federal Reserve pada bulan Juli mulai pudar setelah rilis data tenaga kerja Amerika Serikat (AS).
“Angka pembayaran upah sangat kuat meski gaji biasa-biasa saja. Jadi pemangkasan suku bunga 25 basis point akan dilihat sebagai langkah antisipasi dan saya lihat harga pasar sudah menunjukkan hal tersebut,” kata Naoya Oshikubo, ekonom senior Sumitomo Mitsui Trust Asset Management kepada Reuters.
Investor akan menunggu pernyataan Gubernur Federal Reserve Jerome Powell dalam testimoni di hadapan Kongres pada Rabu-Kamis pekan ini. Selain itu, pasar menunggu risalah rapat FOMC bulan Juni yang juga akan dirilis Rabu.
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini 3 Maret 2026, Uji Support 7.945
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Jumat 27 Februari 2026
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini 26 Februari 2026, BIPI dan BBRI Bersinar
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini 25 Februari 2026, Uji Support 8.170
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini 24 Februari 2026, Uji Area 8.400–8.500