Sesi I, IHSG Naik ke 6.372
Digtara.com | JAKARTA – Di akhir perdagangan sesi I Kamis (4/7/2019). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 9,92 poin atau 0,16% ke level 6.372,54
Baca Juga:
Sebanyak 210 saham naik, 147 saham turun dan 148 saham tak bergerak. Delapan sektor menopang kenaikan IHSG, sedangkan dua sektor lainnya terkoreksi.
Sektor-sektor dengan kenaikan tertinggi adalah sektor pertambangan yang naik 0,77%, sektor konstruksi naik 0,53% dan sektor consumer goods naik 0,43%.
Sedangkan sektor yang terkoreksi adalah sektor industri dasar yang turun 0,51% dan sektor aneka industri yang turun 0,33%.
Total volume perdagangan saham di bursa mencapai 14,08 miliar saham dengan total nilai Rp 4,17 triliun.
Top gainers LQ45 hingga siang ini adalah:
1. PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) (4,96%)
2. PT Indika Energy Tbk (INDY) (4,07%)
3. PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) (3,5%)
Top losers LQ45 hingga siang ini adalah:
1. PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) (-2,45%)
2. PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) (-1,93%)
3. PT United Tractors Tbk (UNTR) (-1,86%)
Investor asing mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp 72,92 miliar di seluruh pasar.
Saham-saham dengan penjualan bersih terbesar asing adalah DIRE SImas Plaza Indonesia (XSPI) Rp 37,5 miliar, PT Charoen Pokhphand Indonesia Tbk (CPIN) Rp 22,6 miliar dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) Rp 12,1 miliar.
IHSG Ditutup Menguat ke 6.971 pada 4 Mei 2026, Saham BBNI, BREN, dan TLKM Jadi Penopang
IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 7.101, Saham BREN dan AMMN Jadi Penopang Utama
IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini 29 April 2026, Uji Level 7.270, Simak Rekomendasi Saham Pilihan Analis
IHSG Hari Ini 28 April 2026 Berpotensi Lanjut Koreksi ke 7.022, Ini Rekomendasi Saham ARCI hingga TINS
IHSG Hari Ini 27 April 2026 Diprediksi Uji Level 7.000, Tertekan Sentimen Global dan Harga Energi