Analis: IHSG Terhempas Harga Komoditas Tambang
Digtara.com | JAKARTA – Setelah menguat dalam empat hari terakhir Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun. Rabu (3/7) kemarin IHSG melemah 0,35% ke 6.362,62. Pelemahan tersebut diikuti dengan aksi jual asing sebesar Rp 504,48 miliar.
Baca Juga:
Menurut Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi mengatakan, penurunan harga komoditas tambang menjadi faktor penghambat IHSG. Dia menyebut, penurunan ini merupakan efek samping potensi perlambatan ekonomi global.
“Turun akibat outlook negatif indeks kinerja manufaktur dunia yang merupakan efek samping naiknya tensi perdagangan global,” ujar Lanjar. Indeks sektor mining turun paling dalam kemarin, yakni 3,49% ke 1.659,61.
Analis Indo Premier Sekuritas Mino menyebut, faktor lain yang menyebabkan IHSG melemah adalah perang dagang antara Amerika Serikat dengan negara-negara Uni Eropa. “Ada kekhawatiran perang dagang melebar ke Uni Eropa setelah AS mengenakan tarif impor barang asal Eropa senilai US$ 4 miliar,” ujar dia.
Hari ini, Mino memprediksi IHSG masih akan terkoreksi dengan kisaran pergerakan di 6.330–6.390. “IHSG sudah jenuh beli dan cenderung turun karena harga komoditas,” jelas dia. Lanjar memperkirakan IHSG turun dan bergerak di 6.294–6.365.[kontan]
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini 3 Maret 2026, Uji Support 7.945
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Jumat 27 Februari 2026
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini 26 Februari 2026, BIPI dan BBRI Bersinar
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini 25 Februari 2026, Uji Support 8.170
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini 24 Februari 2026, Uji Area 8.400–8.500