Rupiah Spot Menguat ke Level Rp14.165 Per Dolar AS
Digtara.com | JAKARTA – Meski indeks dollar masih mendaki tapi nilai tukar rupiah menguat. Kamis (27/6) pukul 10.36 WIB, rupiah spot menguat 0,09% ke Rp 14.165 per dollar Amerika Serikat (AS) dari harga penutupan kemarin pada Rp 14.178 per dollar AS.
Baca Juga:
Kurs tengah pada Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini justru melemah tipis ke Rp 14.180 per dollar AS dari Rp 14.174 pada Rabu (26/6).
Penguatan rupiah spot hari ini sejalan dengan penguatan sejumlah mata uang Asia. Selain rupiah, penguatan pun terjadi pada mata uang peso, dollar Taiwan, yuan, won, dan dollar Singapura. Sementara mata uang yen, rupee, baht, dollar Hong Kong, dan ringgit masih melemah terhadap the greenback.
Di sisi lain, indeks dollar pun menguat. Indeks yang mencerminkan nilai tukar dollar AS terhadap mata uang utama dunia ini menguat dalam tiga hari berturut-turut.
“Pasar forex menunggu kabar terkait KTT G20,” kata Masafumi Yamamoto, chief forex strategist Mizuho Securities kepada Reuters. Dia memperkirakan, jika AS dan China sepakat untuk tidak menerapkan tarif pad pertemuan akhir pekan ini, Federal Reserve tidak perlu memangkas suku bunga.
Hal ini akan menjadi penopang nilai tukar dollar AS. Mata uang Paman Sam ini sebelumnya tertekan akibat spekulasi bahwa The Fed akan menurunkan suku bunga acuan hingga 50 basis point hingga akhir tahun.[kontan]
IHSG Ditutup Menguat ke 6.971 pada 4 Mei 2026, Saham BBNI, BREN, dan TLKM Jadi Penopang
IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 7.101, Saham BREN dan AMMN Jadi Penopang Utama
IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini 29 April 2026, Uji Level 7.270, Simak Rekomendasi Saham Pilihan Analis
IHSG Hari Ini 28 April 2026 Berpotensi Lanjut Koreksi ke 7.022, Ini Rekomendasi Saham ARCI hingga TINS
IHSG Hari Ini 27 April 2026 Diprediksi Uji Level 7.000, Tertekan Sentimen Global dan Harga Energi