IHSG Masih Berpotensi Menguat
Digtara.com | JAKARTA – Pada perdagangan kemarin (19/6/2019) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan penguatan. Indeks tercatat naik 81,93 poin atau 1,31% menjadi 6.339,26.
Baca Juga:
Mino, Analis Indo Premier Sekuritas, mengatakan, IHSG meroket berkat sentimen eksternal, yaitu adanya harapan baru terkait perang dagang. Sebab, Trump menyatakan akan bertemu dengan Presiden China di G20 pada akhir bulan ini.
Simak rekomendasi teknikal ANTM, KLBF, dan EXCL untuk perdagangan Kamis (20/6)
Selain itu, kurs rupiah menguat seiring dengan turunnya yield obligasi pemerintah tenor 10 tahun, Ini turut memberi sentimen positif di pasar.
Analis Jasa Utama Capital Chris Apriliony menambahkan, indeks saham menguat karena spekulasi keputusan pemangkasan suku bunga oleh Bank Indonesia pekan ini. Tetapi, karena kenaikan indeks sudah tinggi, Chris memperkirakan, IHSG akan konsolidasi sejenak pada perdagangan hari ini. IHSG diperkirakan melemah di kisaran 6.290–6.350.
Sebaliknya, Mino memperkirakan IHSG masih bisa melanjutkan penguatan hari ini, merespons hasil keputusan bunga dan pandangan moneter The Fed. “Begitu juga di dalam negeri, menunggu keputusan bunga Bank Indonesia,” kata dia. Hitungan dia, IHSG bergerak di rentang 6.285–6.390.
IHSG Ditutup Melemah 0,98 Persen, MNC Sekuritas Rekomendasikan Empat Saham untuk Dicermati
IHSG Diproyeksi Menguat pada Perdagangan Senin, Analis Rekomendasikan Sejumlah Saham
IHSG Diproyeksi Bergerak di Kisaran 6.100–6.250, MSCI Pertahankan Status Emerging Market Indonesia
IHSG Berpotensi Volatil, Pasar Menanti Hasil Review MSCI
IHSG Berpeluang Lanjut Menguat, Investor Tetap Waspadai Aksi Profit Taking