9 Tools AI untuk Akuntansi yang Bisa Bantu Otomatisasi Pekerjaan
digtara.com -Tools AI untuk akuntansi kini semakin banyak digunakan untuk membantu mempercepat pekerjaan sekaligus meningkatkan efisiensi pengolahan data keuangan. Kehadiran teknologi kecerdasan buatan memungkinkan sejumlah tugas yang sebelumnya dilakukan secara manual, seperti mengolah faktur, mencatat transaksi, hingga membuat laporan keuangan, dapat diotomatisasi.
Baca Juga:
Lantas, apa saja tools AI untuk akuntansi yang bisa dimanfaatkan? Berikut sembilan di antaranya.
1. ClickUp
ClickUp pada dasarnya merupakan platform manajemen proyek dan produktivitas yang digunakan untuk mengorganisasi pekerjaan, proyek, serta kolaborasi tim.Namun, platform ini juga menyediakan ClickUp for Accounting yang dapat membantu pengelolaan berbagai pekerjaan terkait akuntansi. Pengguna dapat memanfaatkannya untuk mengelola laporan serta mencatat informasi penjualan, pendapatan, dan faktur.
Dengan integrasi fitur tersebut, pekerjaan administrasi keuangan dapat dikelola dalam alur kerja yang lebih terorganisasi.
2. BILL
BILL memanfaatkan teknologi AI untuk membantu mengotomatisasi sejumlah pekerjaan akuntansi, terutama yang berkaitan dengan faktur dan pembayaran tagihan.BILL AI dapat mengekstrak informasi penting dari dokumen tagihan, seperti nama vendor, tanggal jatuh tempo, jumlah pembayaran, dan nomor faktur.
Teknologi tersebut dapat mengurangi pekerjaan input data secara manual. Selain itu, sistem juga dapat membantu mendeteksi tagihan ganda dan memecah tagihan yang panjang menjadi beberapa bagian.
3. VIC.AI
VIC.AI menyediakan fitur Autonomy AP yang menggunakan AI untuk membantu mengelola proses utang usaha atau accounts payable.Platform ini dapat meninjau data pada tagihan dan memprediksi sejumlah informasi penting, termasuk vendor, tanggal, dan nominal transaksi.
4. Zeni
Zeni merupakan salah satu tools AI untuk akuntansi yang dirancang untuk mengotomatisasi proses pembukuan, pengeluaran, dan penganggaran.Platform ini dapat membantu memperbarui catatan keuangan secara berkala sekaligus melakukan pembukuan secara otomatis.
Zeni juga menawarkan integrasi dengan berbagai alat keuangan sehingga pengguna dapat mengelola informasi keuangan dari ekosistem yang lebih terhubung.
5. Gridlex
Gridlex merupakan solusi bisnis yang menggabungkan berbagai kebutuhan operasional dalam satu platform.Platform ini juga dapat membantu melakukan perhitungan untuk memperkirakan potensi keuntungan bisnis. Gridlex menyediakan integrasi dengan layanan lain dalam ekosistemnya, seperti Gridlex Ray untuk kebutuhan HR dan Gridlex Zip untuk pengelolaan hubungan pelanggan.
6. Docyt
Docyt menghadirkan teknologi untuk membantu mengotomatisasi berbagai pekerjaan back-office dan akuntansi.Untuk memudahkan akses, tersedia pula aplikasi mobile sehingga informasi keuangan dapat dipantau melalui perangkat seluler.
7. Booke
Booke membantu mengotomatisasi berbagai pekerjaan pembukuan sehingga aktivitas akuntansi sehari-hari dapat dilakukan dengan lebih efisien.Salah satu kemampuan yang ditawarkan adalah fitur pendeteksi kesalahan. Fitur tersebut dapat membantu menemukan dan memperbaiki kesalahan dalam proses pembukuan.
Booke juga mendukung integrasi dengan sejumlah platform akuntansi populer, termasuk QuickBooks dan Xero.
8. Indy
Indy dirancang untuk membantu pekerja lepas atau freelancer mengelola berbagai kebutuhan administrasi bisnis.Platform ini dapat digunakan untuk membuat proposal, menyusun kontrak, mengirimkan tagihan, hingga membantu mengelola pembayaran.
Selain itu, freelancer dapat menggunakan Indy untuk mencatat waktu kerja, menyimpan dokumen penting, dan mengelola berbagai aktivitas bisnis melalui satu dasbor.
Indy juga mendukung integrasi dengan layanan seperti Zapier dan Google Calendar sehingga alur kerja dapat dibuat lebih terhubung.
9. Truewind
Jika Indy lebih ditujukan untuk freelancer, Truewind dapat menjadi pilihan bagi usaha kecil dan startup yang ingin mengotomatisasi pekerjaan back-office dan akuntansi.Truewind juga dapat membantu menyusun laporan keuangan bulanan sehingga pemilik bisnis dapat memperoleh informasi yang dibutuhkan tanpa menghabiskan terlalu banyak waktu untuk pekerjaan administratif.
AI Bantu Akuntansi, Bukan Menggantikan Akuntan
Berbagai tools AI untuk akuntansi menunjukkan bahwa kecerdasan buatan dapat dimanfaatkan untuk mengotomatisasi pekerjaan yang sebelumnya membutuhkan banyak waktu dan tenaga.Meski demikian, AI sebaiknya diposisikan sebagai alat bantu, bukan pengganti peran akuntan. Validasi data, interpretasi informasi keuangan, pertimbangan bisnis, serta keputusan strategis tetap membutuhkan pengawasan dan penilaian manusia.
Dengan pemanfaatan yang tepat, teknologi AI dapat membantu akuntan bekerja lebih efisien sekaligus memberikan lebih banyak waktu untuk fokus pada analisis dan strategi bisnis.