Rupiah Diproyeksi Melemah, Pasar Menanti Hasil RDG BI dan Arah Kebijakan The Fed
Arie - Kamis, 18 Juni 2026 08:35 WIB
net
Ilustrasi.
Kebijakan tersebut dinilai sebagai langkah tegas bank sentral untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah yang sempat mengalami tekanan cukup besar dalam beberapa bulan terakhir.
"Bank Indonesia menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga stabilitas rupiah melalui kebijakan yang lebih agresif. Langkah ini menjadi perhatian pasar karena sebelumnya rupiah sempat menghadapi tekanan signifikan terhadap dolar AS," jelas Ibrahim.
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Baca Juga:
Dengan berbagai sentimen tersebut, rupiah diperkirakan masih bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah pada perdagangan Kamis. Ibrahim memperkirakan mata uang Garuda akan berada dalam rentang Rp17.760 hingga Rp17.800 per dolar AS.
Pelaku pasar kini menunggu hasil RDG BI serta proyeksi kebijakan moneter global sebagai penentu arah pergerakan rupiah dalam jangka pendek.
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Rupiah Berpotensi Menguat pada Perdagangan 17 Juni 2026, Sentimen Perdamaian AS-Iran Jadi Pendorong
Rupiah Berpotensi Bergerak Fluktuatif, Diperkirakan di Kisaran Rp17.800–Rp17.950 per Dolar AS
Harga Minyak Dunia Melonjak Setelah Iran Umumkan Penutupan Selat Hormuz
Rupiah Diproyeksikan Menguat, Bergerak di Kisaran Rp17.900–Rp18.000 per Dolar AS
Rupiah Menguat ke Rp17.944 per Dolar AS, Didukung Sentimen Domestik
Rupiah Diproyeksikan Bergerak Fluktuatif, Berpotensi Melemah ke Rp18.100 per Dolar AS
Komentar