Rabu, 11 Maret 2026

IHSG Hari Ini 11 Maret 2026 Menguat ke 7.440, Ini Rekomendasi Saham LSIP, BBCA hingga ASII

Arie - Rabu, 11 Maret 2026 08:44 WIB
IHSG Hari Ini 11 Maret 2026 Menguat ke 7.440, Ini Rekomendasi Saham LSIP, BBCA hingga ASII
net
Ilustrasi.

digtara.com -Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mulai menunjukkan tanda pemulihan setelah mengalami tekanan cukup dalam pada pekan lalu.

Baca Juga:

Pada perdagangan Selasa (10/3/2026), IHSG berhasil menguat 1,41 persen dan ditutup di level 7.440. Penguatan ini membuka peluang bagi investor untuk kembali mencermati saham-saham dengan valuasi yang dinilai masih relatif murah.

Berdasarkan data perdagangan di Bursa Efek Indonesia, sejumlah saham tercatat memiliki rasio price to earnings (PE) yang lebih rendah dibandingkan rata-rata dalam lima tahun terakhir.

Saham dengan Valuasi Murah

Baca Juga:

Beberapa saham yang dinilai memiliki valuasi menarik antara lain:

  • PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP) dengan PE 4,77 kali
  • PT Ciputra Development Tbk (CTRA) dengan PE 5,10 kali
  • PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan PE 14,74 kali
Selain itu, jika menggunakan filter saham berkapitalisasi besar (big caps) dengan rasio PE di bawah 10 kali serta return on equity (ROE) di atas 7 persen, muncul sejumlah emiten lain yang dinilai menarik.

Beberapa di antaranya adalah:

  • PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI)
  • PT Astra International Tbk (ASII)
  • PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR)
  • Sentimen Global Masih Membayangi Pasar
Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus mengatakan kondisi pasar saat ini masih dipengaruhi ketidakpastian global.

Baca Juga:

Salah satu faktor yang memicu volatilitas pasar adalah konflik geopolitik yang berdampak pada pergerakan harga komoditas seperti energi dan logam mulia.

Menurutnya, saham-saham berbasis komoditas berpotensi mendapatkan sentimen positif karena memiliki korelasi dengan kenaikan harga komoditas global.

Namun demikian, perusahaan dengan fundamental kuat dan arus kas yang stabil tetap menjadi incaran investor di tengah kondisi pasar yang tidak menentu.

Rekomendasi Saham dan Target Harga

Baca Juga:

Berdasarkan analisis Pilarmas Sekuritas, sejumlah saham direkomendasikan dengan target harga sebagai berikut:

  • PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP) target Rp1.670
  • PT Ciputra Development Tbk (CTRA) target Rp1.125
  • PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) target Rp5.860
  • PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) target Rp5.035
  • PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) target Rp2.430
  • PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) target Rp4.450
  • PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) target Rp9.950
  • PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) target Rp5.710
  • PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) target Rp13.100
  • PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) target Rp9.300
  • PT Astra International Tbk (ASII) target Rp7.120
Menurut Nico, rekomendasi tersebut didasarkan pada harga saham yang telah terkoreksi cukup dalam sementara fundamental perusahaan dinilai masih solid.

Strategi Investor di Tengah Volatilitas Pasar

Dalam kondisi pasar yang masih bergejolak, strategi investasi dengan mempertimbangkan rasio price to earnings (PE) dapat menjadi salah satu pendekatan bagi investor.

Valuasi yang relatif rendah membuka peluang akumulasi beli, meskipun sebagian investor masih memilih bersikap wait and see hingga kondisi pasar menjadi lebih stabil.

Baca Juga:

Disclaimer: Informasi ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca. Penulis tidak bertanggung jawab atas keuntungan maupun kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru