Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Selasa 3 Februari 2026 Melemah ke Rp16.798 per Dolar AS
digtara.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS hari ini, Selasa 3 Februari 2026, diperkirakan bergerak fluktuatif namun cenderung melemah. Rupiah diproyeksikan berada di rentang Rp16.790 hingga Rp16.830 per dolar AS, seiring tekanan eksternal global dan rilis data inflasi domestik.
Baca Juga:
Pergerakan Mata Uang Asia
Di kawasan Asia, pergerakan mata uang utama berlangsung bervariasi. Yen Jepang terdepresiasi 0,10 persen, sementara won Korea Selatan melemah cukup dalam sebesar 0,98 persen.
Baca Juga:Sebaliknya, beberapa mata uang Asia justru menguat. Rupee India naik 0,49 persen, sedangkan yuan China terapresiasi tipis 0,06 persen terhadap dolar AS.
Faktor Global Tekan Rupiah
Direktur PT Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuaibi, menjelaskan bahwa pelemahan rupiah dipengaruhi oleh kombinasi sentimen global dan faktor domestik, terutama meningkatnya inflasi di dalam negeri.
"Warsh kemungkinan besar akan menekankan pelemahan pasar tenaga kerja sebagai risiko utama. Jika dikonfirmasi, ia berpotensi mendukung penurunan suku bunga lanjutan setelah masa jabatan Jerome Powell berakhir pada Mei mendatang," ujar Ibrahim dalam keterangan resminya, Senin (2/2/2026).
Geopolitik dan Sentimen Asia
Baca Juga:Dari sisi geopolitik, ketegangan global menunjukkan tanda-tanda mereda setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan Iran mulai membuka ruang negosiasi. Sentimen ini sempat memberikan angin segar bagi pasar keuangan global.
Sementara itu di Asia, Yen Jepang masih bergejolak menyusul pernyataan Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, yang menilai pelemahan mata uang dapat memberikan keuntungan bagi sektor ekspor.
Namun demikian, pasar juga mencermati inflasi Januari 2026 yang tercatat 3,55 persen secara tahunan (year on year/yoy). Inflasi tersebut terutama didorong oleh kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar, yang memberikan andil inflasi hingga 11,93 persen.
"Inflasi tahunan yang relatif tinggi ini dipengaruhi oleh low base effect tahun sebelumnya, khususnya akibat penyesuaian tarif listrik. Sementara secara bulanan, Januari 2026 justru mengalami deflasi sebesar 0,15 persen," jelas Ibrahim.
Baca Juga:Outlook Rupiah
Dengan kombinasi sentimen eksternal, dinamika kebijakan moneter global, dan tekanan inflasi domestik, rupiah diperkirakan masih akan bergerak volatile dalam jangka pendek. Pelaku pasar diimbau mencermati arah dolar AS, data ekonomi global, serta kebijakan Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas nilai tukar.
Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini 9 Februari 2026, Berisiko Melemah ke Rp16.920
Kurs Dolar ke Rupiah Hari Ini 7 Februari 2026, Mata Uang Garuda Masih Tertekan di Kisaran Rp16.800
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Jumat 6 Februari 2026 Melemah ke Rp16.842 per Dolar AS
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 5 Februari 2026 Tertekan Dolar AS, Berpotensi Melemah
Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini Rabu 4 Februari 2026 Melemah di Tengah Sentimen Global