Senin, 12 Januari 2026

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Senin 12 Januari 2026, Analis Waspadai Konsolidasi

Arie - Senin, 12 Januari 2026 09:36 WIB
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Senin 12 Januari 2026, Analis Waspadai Konsolidasi
net
Ilustrasi.

digtara.com -Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG hari ini, Senin, 12 Januari 2026, diperkirakan berpeluang bergerak konsolidatif. Sejumlah analis pasar modal juga menyampaikan rekomendasi saham unggulan yang dapat dicermati investor pada perdagangan hari ini.

Baca Juga:

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, IHSG pada pekan lalu mencatatkan kenaikan sebesar 2,16% dan ditutup di level 8.936,754 pada Jumat, 9 Januari 2026, dari posisi sebelumnya di 8.748,132.

Sekretaris Perusahaan BEI Kautsar Primadi Nurahmad menyampaikan bahwa IHSG sempat mencetak rekor tertinggi sepanjang masa pada Rabu, 7 Januari 2026, dengan penutupan di level 8.944,813. Selain itu, pada Kamis, 8 Januari 2026, IHSG juga berhasil menembus level psikologis 9.000 secara intraday dengan puncak tertinggi mencapai 9.002,92.

Seiring dengan penguatan indeks, kapitalisasi pasar BEI meningkat 1,79% menjadi Rp16.301 triliun dari Rp16.014 triliun pada pekan sebelumnya.

Baca Juga:
Tim Analis MNC Sekuritas menilai bahwa posisi IHSG saat ini berada pada bagian wave (v) dari wave [iii], sehingga masih terdapat peluang penguatan dengan area target di rentang 9.030 hingga 9.077. Namun demikian, investor tetap diminta mewaspadai potensi koreksi yang diperkirakan menguji area 8.843 hingga 8.904.

Secara teknikal, IHSG diproyeksikan bergerak pada area support di level 8.867 dan 8.806, dengan resistance di kisaran 8.996 hingga 9.030.

Dalam riset hariannya, MNC Sekuritas merekomendasikan strategi buy on weakness untuk saham PT Archi Indonesia Tbk. (ARCI), PT Bumi Resources Tbk. (BUMI), dan PT Bukit Uluwatu Villa Tbk. (BUVA). Sementara itu, saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. (BBRI) direkomendasikan dengan strategi speculative buy.

Sementara itu, Head of Research Phintraco Sekuritas Valdy Kurniawan menilai penguatan IHSG terjadi di tengah tekanan nilai tukar rupiah yang kembali melemah ke level Rp16.819 per dolar AS di pasar spot.

Menurut Valdy, penguatan indeks saham terjadi di tengah kondisi ekonomi Amerika Serikat yang masih solid, sementara sebagian indikator ekonomi domestik menunjukkan pelemahan. Secara teknikal, indikator Stochastic RSI telah membentuk pola death cross di area overbought, yang menjadi sinyal kewaspadaan bagi pelaku pasar.

Meski histogram MACD masih berada di zona positif, momentum penguatan IHSG dinilai mulai kehilangan tenaga. Phintraco memproyeksikan IHSG cenderung bergerak konsolidatif pada kisaran 8.860 hingga 9.000, selama indeks belum mampu ditutup di atas level 9.000.

Baca Juga:
Untuk sepekan ke depan, area support IHSG diperkirakan berada di level 8.800, dengan pivot di 8.900 dan resistance kuat di level 9.000.

Pergerakan pasar saham domestik juga dipengaruhi sentimen kawasan Asia yang bergerak variatif di tengah meningkatnya ketidakpastian geopolitik. Valdy mencatat inflasi China naik menjadi 0,8% secara tahunan pada Desember 2025, tertinggi sejak Februari 2023, yang menandakan kenaikan harga pangan mulai mendorong inflasi di negara tersebut.

Dari dalam negeri, Indeks Keyakinan Konsumen Desember 2025 tercatat melemah ke level 123,5 dari 124 pada bulan sebelumnya. Pelemahan tersebut dipicu penurunan pada sebagian besar enam sub-indeks utama.

Namun demikian, sektor riil masih menunjukkan ketahanan, tercermin dari penjualan sepeda motor yang tumbuh 14,5% secara tahunan menjadi 461.925 unit pada Desember 2025.

Menyikapi potensi konsolidasi pasar, Phintraco Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham untuk dicermati, antara lain PT Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk. (CENT), PT Samator Indo Gas Tbk. (AGII), PT Gajah Tunggal Tbk. (GJTL), PT Alam Sutera Realty Tbk. (ASRI), PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC), dan PT Semen Baturaja Tbk. (SMBR).

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Jumat 9 Januari 2026, Berpeluang Uji Level 9.000

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Jumat 9 Januari 2026, Berpeluang Uji Level 9.000

Rekomendasi Saham Hari Ini 8 Januari 2026, IHSG Rawan Koreksi ke Area Support

Rekomendasi Saham Hari Ini 8 Januari 2026, IHSG Rawan Koreksi ke Area Support

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Rabu 7 Januari 2026, Berpeluang Lanjut Menguat

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Rabu 7 Januari 2026, Berpeluang Lanjut Menguat

Rekomendasi Saham Hari Ini 6 Januari 2026, IHSG Rawan Koreksi Usai Cetak Rekor Tertinggi

Rekomendasi Saham Hari Ini 6 Januari 2026, IHSG Rawan Koreksi Usai Cetak Rekor Tertinggi

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Senin 29 Desember 2025, ARTO hingga ANTM Jadi Sorotan

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Senin 29 Desember 2025, ARTO hingga ANTM Jadi Sorotan

Rekomendasi Saham Hari Ini dan Pergerakan IHSG Selasa 23 Desember 2025, Waspada Koreksi

Rekomendasi Saham Hari Ini dan Pergerakan IHSG Selasa 23 Desember 2025, Waspada Koreksi

Komentar
Berita Terbaru