Rupiah Melemah ke Rp16.653 di Awal Perdagangan Senin, Dolar AS Turut Terkoreksi
digtara.com -Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah pada awal perdagangan Senin (15/12/2025), meskipun pada saat yang sama dolar AS juga terpantau mengalami koreksi.
Baca Juga:
Mayoritas Mata Uang Asia Menguat
Di kawasan Asia, sebagian besar mata uang justru bergerak menguat terhadap dolar AS. Yen Jepang terapresiasi 0,12%, diikuti won Korea Selatan yang menguat 0,09%.
Baca Juga:Selanjutnya, baht Thailand naik 0,05%, sementara ringgit Malaysia mencatat penguatan paling besar dengan kenaikan 0,24%.
Sentimen Global Tekan Dolar AS
Direktur PT Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuaibi, menyebut terdapat sejumlah sentimen eksternal yang memengaruhi pergerakan rupiah pekan ini.
Selain itu, The Federal Reserve (The Fed) telah memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin ke kisaran 3,50%–3,75%, yang menjadi level terendah dalam tiga tahun terakhir.
Namun demikian, para pejabat The Fed mengisyaratkan adanya peluang jeda pelonggaran moneter selanjutnya, seiring pemantauan ketat terhadap inflasi yang masih relatif tinggi serta dinamika pasar tenaga kerja.
Baca Juga:
Rupiah Hari Ini 17 April 2026 Diprediksi Melemah Tipis, Bergerak di Kisaran Rp17.100–Rp17.200 per Dolar AS
Rupiah Hari Ini 16 April 2026 Diprediksi Melemah, Tertekan Outflow dan Sentimen Domestik
Rupiah 15 April 2026 Diprediksi Melemah ke Rp17.200 per Dolar AS, Tertekan Sentimen Global
Rupiah Diprediksi Melemah ke Rp17.200 per Dolar AS Hari Ini 13 April 2026, Dipicu Geopolitik dan The Fed
Rupiah Diprediksi Melemah ke Rp17.140 per Dolar AS, Sentimen Timur Tengah Tekan Pasar