IHSG Berpeluang Menguat Terbatas
Digtara.com | JAKARTA – Pada Selasa (11/6/2019) hari ini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melanjutkan penguatan. Indeks saham menguat 16,38 poin atau 0,26% menjadi 6.305,99.
Baca Juga:
Analis Jasa Utama Capital Sekuritas Chris Apriliony menyebut, aksi beli asing membantu penguatan IHSG. Ekspektasi pasar agar The Fed dan Bank Indonesia menurunkan suku bunga membuat dana asing masih mencetak net buy, kata dia. Kemarin, investor asing mencatatkan net buy Rp 241,4 miliar di seluruh pasar.
Analis MNC Sekuritas Herditya Prasetya menambahkan, pergerakan IHSG dipengaruhi sentimen luar negeri. Persetujuan Amerika Serikat menangguhkan tarif impor dari Meksiko membuat kondisi pasar secara global cenderung kondusif.
Hari ini, baik Chris maupun Herditya melihat IHSG berpotensi menguat, meski terbatas. Penguatan IHSG terbatas saja, seiring dengan berlanjutnya penutupan gap yang terjadi, sebut Herditya. Seandainya IHSG terkoreksi, penurunan yang terjadi juga tak akan terlalu dalam.
Proyeksi Chris, IHSG menguat hari ini dengan rentang pergerakan 6.280–6.340. Sedangkan Herditya melihat rentang pergerakan IHSG di support 6.200 dan resistance 6.350.[kontan]
IHSG Ditutup Menguat ke 6.971 pada 4 Mei 2026, Saham BBNI, BREN, dan TLKM Jadi Penopang
IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 7.101, Saham BREN dan AMMN Jadi Penopang Utama
IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini 29 April 2026, Uji Level 7.270, Simak Rekomendasi Saham Pilihan Analis
IHSG Hari Ini 28 April 2026 Berpotensi Lanjut Koreksi ke 7.022, Ini Rekomendasi Saham ARCI hingga TINS
IHSG Hari Ini 27 April 2026 Diprediksi Uji Level 7.000, Tertekan Sentimen Global dan Harga Energi