Bulog Pastikan Stok Beras Medan Aman Hingga Akhir Tahun
digtara.com - Bulog memberikan jaminan bahwa stok beras mencukupi hingga akhir tahun. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tidak melakukan "panic buying" atau membeli beras dalam jumlah berlebihan.
Baca Juga:
Pemimpin Kantor Cabang Bulog Medan, Rafki Ismael menyatakan bahwa stok beras diperkuat dengan adanya tambahan pemasukan beras September.
Beras yang masuk diantaranya berasal dari negara-negara seperti Thailand, Vietnam, Myanmar, Pakistan, dan Kamboja.
"Masyarakat diimbau tidak perlu panic buying untuk membeli beras, karena stok yang kami kelola di Sumut cukup sampai akhir tahun," katanya melansir Antara, Minggu (15/8/2024).
Pihaknya juga menyerap dari petani lokal, sekarang harga cukup baik waktu panen April dan Mei Rp 11.700 hingga Rp 11.900 per kilogram.
"Sedangkan harga pokok pembelian (HPP) ditetapkan pemerintah Rp 11.000, sementara kami belum bisa menyerap. Tapi kami ada beras komersil, itu untuk penyerapannya," ujarnya.
Pada September ini juga akan ada bantuan pangan dari pemerintah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sampai akhir tahun.
"Bantuan pangan nantinya ke luar dua bulan sekali sampai Desember, jadi kami didukung pemerintah untuk ketersediaan pangan beras tersebut," ungkapnya.
Perum Bulog Kantor Wilayah Sumut menargetkan realisasi penyaluran beras Stabilitas Pasokan Pangan dan Harga Pangan (SPHP) 2024 sebesar 75.000 ton, di antara Cabang Medan 32.500 ton, Pematangsiantar 7.500 ton, Asahan 7.500 ton.
Disclaimer:Artikel ini merupakan kerjasama
digtara.com dengan suara.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto,
grafis dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggungjawab suara.com.
100 Hari Kerja Polrestabes Medan, 526 Kasus Narkoba Diungkap dan 718 Tersangka Diamankan
H. Muhammad Husni Wafat, Asisten Deputi Kementerian Koperasi RI Tutup Usia di Medan
5 Rekomendasi Tempat Nongkrong di Kota Medan Update Februari 2026, Dari Yang Bergaya Eropa hingga Indonesia Timur
Andar Amin Harahap Resmi Pimpin Golkar Sumut Periode 2025–2030, Terpilih Aklamasi di Musda XI
Remaja Asal NTT Jadi Korban TPPO di Medan, Lima Bulan Bekerja Tanpa Upah dan Alami Kekerasan