IHSG Diramalkan Menguat
digtara.com | JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menguat di akhir pekan lalu. Jumat (26/4), IHSG naik 0,44% ke 6.401,08. Penguatan itu terjadi dengan asing membukukan nilai jual bersih (net sell) Rp 869,47 miliar.
Baca Juga:
Analis Erdikha Elit Sekuritas Edho Ardiansyah mengatakan, respons pasar cenderung positif dengan perkembangan dialog antara Amerika Serikat dan China yang disebut akan menyelesaikan kesepakatan damai dalam waktu dekat. “Tidak hanya IHSG, kabar ini terbukti menghijaukan bursa Asia,” kata dia.
Hari ini, Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper mengatakan, pergerakan IHSG sudah memasuki level jenuh jual. Indikator stochastic yang oversold menunjukkan gejala itu. “Itu membuat investor berspekulasi untuk masuk ke pasar saham dan membuat indeks menguat,” tutur dia.
Dennies memproyeksikan, IHSG berpotensi rebound setelah menyentuh support bollinger band. Dia memperkirakan, IHSG akan bergerak di 6.294–6.454.
Menurut Edo, IHSG berpotensi menguji resistance jangka menengah 6.426. Jika indeks bisa menembusnya mungkin menguat, tapi jika gagal bisa terkoreksi lebih dalam. Ia memperkirakan IHSG bergerak di 6.330–6.440.
IHSG Ditutup Menguat 1,96 Persen, Harga Minyak Turun Jadi Sentimen Positif Pasar
IHSG Ditutup Melemah ke 6.101, Saham Komoditas Jadi Penekan Utama
IHSG Ditutup Melemah 0,98 Persen, MNC Sekuritas Rekomendasikan Empat Saham untuk Dicermati
IHSG Diproyeksi Menguat pada Perdagangan Senin, Analis Rekomendasikan Sejumlah Saham
IHSG Diproyeksi Bergerak di Kisaran 6.100–6.250, MSCI Pertahankan Status Emerging Market Indonesia