Jelang Pilpres 2019, IHSG Cenderung Bearish
digtara.com | JAKARTA – Pada perdagangan awal pekan ini (15/4/2019). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan pelemahan. Sentimen domestik diprediksi bakal mendominasi perdagangan bursa hari ini.
Baca Juga:
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), indeks akhir pekan (12/4) ditutup melemah 0,07% ke level 6.405,86. Pelemahan tersebut, diperparah lewat aksi net sell dari investor asing sebanyak Rp 1,05 triliun di seluruh pasar.
Cermati 10 saham yang jadi top trading dari volume transaksi (8 April-12 April 2019)
Kepala Riset MNC Sekuritas Edwin Sebayang menilai, indeks secara keseluruhan masih berpotensi untuk melanjutkan pelemahan. Mengingat, indeks cukup tertekan kemarin akibat kejatuhan bursa Asia, disertai kelemahan pasar bursa di Eropa.
“Untuk Senin dan Selasa ini cenderung bearish, menunggu Pilpres-Pileg. Pasar juga cenderung sepi,” kata Edwin kepada Kontan Senin (15/4).
Untuk itu, hari ini (15/4) IHSG diproyeksi akan cenderung bearish di level support 6.363. Sedangkan untuk level resistance, diperkirakan berada pada kisaran 6.446. Adapun saham yang direkomendasikan MNC Sekuritas untuk perdagangan hari ini yaitu, PWON, BRPT, WSBP, HMSP, BBTN, SMRA, PGAS, BSDE, BBRI, dan WSKT.
IHSG Ditutup Menguat 1,96 Persen, Harga Minyak Turun Jadi Sentimen Positif Pasar
IHSG Ditutup Melemah ke 6.101, Saham Komoditas Jadi Penekan Utama
IHSG Ditutup Melemah 0,98 Persen, MNC Sekuritas Rekomendasikan Empat Saham untuk Dicermati
IHSG Diproyeksi Menguat pada Perdagangan Senin, Analis Rekomendasikan Sejumlah Saham
IHSG Diproyeksi Bergerak di Kisaran 6.100–6.250, MSCI Pertahankan Status Emerging Market Indonesia